terasjabar.id
Selasa, 9 Juni 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Selasa, 9 Juni 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Daerah

MTsN 3 Kota Tasikmalaya Luncurkan 2 Motif Batik, Simbol Semangat Generasi Muda Menuju Indonesia Emas di Harkitnas ke-118

Kristianto by Kristianto
20 Mei 2026 19:15
in Daerah, Berita Utama
Reading Time: 3 mins read
A A
0
MTsN 3 Kota Tasikmalaya Luncurkan 2 Motif Batik, Simbol Semangat Generasi Muda Menuju Indonesia Emas di Harkitnas ke-118

MTsN 3 Kota Tasikmalaya Luncurkan 2 Motif Batik, Simbol Semangat Generasi Muda Menuju Indonesia Emas, Rabu(20/5/2026). (FotoKRIS)

TERASJABAR.ID – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di MTs Negeri 3 Kota Tasikmalaya tahun ini terasa berbeda. Di tengah upacara yang khidmat, Madrasah ini meluncurkan dua motif batik baru yang sarat filosofi. Karya ini bukan sekadar kain bermotif, tapi pesan visual untuk membakar semangat generasi muda menyongsong Indonesia Emas 2045.

Peluncuran dilakukan langsung di halaman madrasah, di Jalan Nagarakasih Kelurahan Kersanagara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, Selasa(20/5/2026).

Dua motif batik diperkenalkan satu untuk siswa, satu lagi untuk guru. Keduanya memadukan ikon khas Tasikmalaya dan Jawa Barat dalam satu tarikan kuas desain yang berani dan berwibawa.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Asep Rahmat, menjelaskan bahwa setiap goresan dalam batik siswa punya makna mendalam. Motif utamanya adalah konfigurasi payung, kujang, mega mendung, dan kelom geulis.

“Payung geulis dan kelom geulis itu identitas Kota Tasikmalaya, khususnya Cibeureum dan Tamansari. Kujang adalah senjata khas Jawa Barat yang melambangkan keberanian dan keteguhan. Mega mendung dipilih karena menggambarkan kedinamisan dan perlindungan,” jelas Asep.

Yang membuat batik siswa ini mencuri perhatian adalah pilihan warnanya. Gradasi biru muda mendominasi sebagai dasar, sementara payung diberi aksen kuning dan merah cerah.

“Warna cerah ini sengaja kami pilih. Kuning identik dengan Kota Tasikmalaya, sedangkan merah dan kuning yang mencolok melambangkan semangat, keberanian, dan motivasi generasi muda. Ini pesan kami: anak muda harus berani, tidak boleh takut bermimpi besar untuk menyongsong Indonesia Emas,” tegasnya.

Motif batik siswa didesain agar mudah dikenali, energik, dan membangkitkan rasa bangga pada identitas lokal. Harapannya, setiap kali siswa memakai batik ini, mereka diingatkan untuk terus bergerak, berkarya, dan menjaga jati diri sebagai warga Tasik dan warga bangsa.

Sementara itu, batik untuk guru hadir dengan karakter berbeda. Filosofinya sama: kujang, payung, kelom geulis, dan mega mendung tetap menjadi elemen utama. Namun gradasi warna dibuat lebih kalem dan kalem.

ADVERTISEMENT

“Kalau batik siswa warnanya cerah dan mencolok, batik guru lebih kalem, lebih berwibawa. Ini melambangkan filosofi keteduhan, kewibawaan, dan keteladanan yang harus ditunjukkan seorang pendidik,” ungkap Asep.

RELATED POSTS

Italia di Titik Terendah, Chiellini Tetap Yakin pada Generasi Muda

Italia Uji Generasi Muda, Delapan Debutan Masuk Starting XI

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda

Stop Pinjol dan Judol, OJK dan Karang Taruna Bidik Generasi Muda

Pemilihan warna yang lebih soft untuk guru bukan tanpa alasan. Di tengah semangat muda yang membara, guru diharapkan menjadi penyejuk, pembimbing, dan teladan yang meneduhkan. Konfigurasi motif tetap sama untuk menjaga benang merah antara guru dan murid sebagai satu kesatuan dalam proses pendidikan.

Proses pembuatan dua motif batik ini melibatkan seniman lokal Tasikmalaya. Tujuannya jelas yakni untuk melestarikan batik sebagai warisan budaya, juga menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat sekitar.

Peluncuran batik ini menjadi bagian dari rangkaian Harkitnas ke-118 di MTsN 3 Kota Tasikmalaya. Tema besar Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara,” sejalan dengan pesan yang ingin disampaikan melalui batik tersebut.

Asep Rahmat berharap, batik ini tidak berhenti sebagai seragam. Ia ingin motif ini menjadi identitas, kebanggaan, dan pengingat bagi seluruh warga madrasah.

“Setiap kali melihat batik ini, siswa harus ingat bahwa mereka adalah tunas bangsa yang harus dijaga, dibina, dan diberi ruang untuk tumbuh. Guru juga harus ingat bahwa mereka adalah teladan yang ditunggu arah dan keteduhannya,” katanya.

Kehadiran dua motif batik ini juga diharapkan memperkuat kecintaan siswa terhadap budaya lokal. Di era digital yang serba cepat, identitas daerah sering kali tergerus. Melalui batik, MTsN 3 Kota Tasikmalaya ingin memastikan bahwa akar budaya tetap hidup di dada generasi muda.

Dengan kombinasi filosofi yang kuat, warna yang berbicara, dan makna yang relevan, batik MTsN 3 Kota Tasikmalaya berhasil menyampaikan pesan kebangkitan dengan cara yang elegan. Tidak perlu pidato panjang, kain bermotif ini sudah cukup untuk mengingatkan: masa depan bangsa ada di tangan generasi muda yang berani, berkarakter, dan tidak melupakan akarnya.

Peluncuran ini sekaligus menjadi bukti bahwa Madrasah bisa menjadi ruang inovasi budaya. Di sinilah semangat Harkitnas dihidupkan kembali, bukan hanya dalam upacara, tapi juga dalam setiap helai batik yang dikenakan dengan bangga.

Adapun peluncuran batik dihadiri Plh Walikota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, Kapolsek Cibeureum dan jajaran guru di MTs 3 Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.(*)

Tags: 2 motif batikGenerasi MudaMTsN 3 Kota Tasikmalaya
ShareTweetSend

Related Posts

Italia di Titik Terendah, Chiellini Tetap Yakin pada Generasi Muda
Sport

Italia di Titik Terendah, Chiellini Tetap Yakin pada Generasi Muda

6 Jun 2026 00:29
Gagal ke Piala Dunia 2026, Italia Mulai Proyek Regenerasi Besar
Sport

Italia Uji Generasi Muda, Delapan Debutan Masuk Starting XI

3 Jun 2026 16:16
Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
News

Menaker Ajak Generasi Muda Amalkan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

1 Jun 2026 13:01
Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda
News

Wamenaker Tekankan Kesiapan Kerja Inklusif bagi Generasi Muda

27 Mei 2026 17:46
Stop Pinjol dan Judol, OJK dan Karang Taruna Bidik Generasi Muda
Daerah

Stop Pinjol dan Judol, OJK dan Karang Taruna Bidik Generasi Muda

26 Mei 2026 16:12
Ingatkan Bahaya ‘Penjajahan Algoritma’, Wamenkomdigi: Generasi Muda Rebut Kendali Masa Depan
News

Ingatkan Bahaya ‘Penjajahan Algoritma’, Wamenkomdigi: Generasi Muda Rebut Kendali Masa Depan

24 Mei 2026 21:54
Next Post
DPRD Majalengka Gelar Rapat Paripurna, 15 Kursi Kosong dan Beberapa Anggota Legislatif Sibuk Main HP

DPRD Majalengka Gelar Rapat Paripurna, 15 Kursi Kosong dan Beberapa Anggota Legislatif Sibuk Main HP

Ancaman Perang Baru Bayangi Timur Tengah, Garda Revolusi Iran: Perang Regional Akan Meluas Jika Agresi Terulang

Ancaman Perang Baru Bayangi Timur Tengah, Garda Revolusi Iran: Perang Regional Akan Meluas Jika Agresi Terulang

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

Gaji 5,5 Juta! PT Lotus Lingga Pratama Bandung Buka Loker Staff Produksi

5 Jun 2026 16:11
Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

Gaji 3,5 Juta! PT Jaya Utama Perkasa Bandung Buka Loker Admin Produksi

30 Mei 2026 16:19
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejaksaan Pukul 4 Subuh dari Rumahnya

3 Jun 2026 11:30
Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

Buat Lulusan SMA SMK! PT Knitto Tekstil Bandung Buka Loker Operator Gudang

7 Jun 2026 16:24
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

0
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

0
Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

0
Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

Kepulangan 445 Jamaah Haji Kloter 08 Kuningan Disambut Haru Keluarga

0
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

8 Jun 2026 23:02
Masih Banyak yang Gak Tahu! Ini Penyebab Flek Hitam pada Wajah

Masih Banyak yang Gak Tahu! Ini Penyebab Flek Hitam pada Wajah

8 Jun 2026 23:00
Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

Menkop Tekankan Pentingnya Koperasi Masuk Ekosistem Industri Gula

8 Jun 2026 22:56
Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

Pulang Dari Tanah Suci, Walikota Tasikmalaya Viman Alfarizi, Digempur Unjukrasa Puluhan Mahasiswa HMI

8 Jun 2026 22:26

Teras Arsip

  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.