TERASJABAR.ID – Penderita diabetes disarankan membatasi konsumsi minuman manis, termasuk soda, untuk mencegah komplikasi akibat kenaikan kadar gula darah.
Minuman bersoda mengandung pemanis tambahan dalam jumlah besar, sehingga dapat memicu lonjakan gula darah dengan cepat dan memperburuk kondisi diabetes.
Dalam satu kaleng soda (350 ml) terdapat rata-rata 39 gram gula atau sekitar 10 sendok teh.
Asupan gula tinggi ini dapat meningkatkan resistensi insulin, yaitu kondisi ketika insulin tidak efektif mengubah gula darah menjadi energi.
Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, risiko kerusakan saraf, pembuluh darah, serta organ tubuh meningkat, yang dapat memicu penyakit jantung, stroke, gangguan mata, telinga, dan luka yang sulit sembuh.
Untuk mengurangi risiko, penderita diabetes disarankan mengganti soda dengan minuman lebih aman, seperti:
Air putih – pilihan terbaik karena bebas gula dan kalori. Konsumsi minimal 8 gelas sehari.
Teh tawar – baik untuk pencegahan diabetes, bisa ditambahkan madu secukupnya atau lemon.
Kopi tanpa gula – aman asalkan tidak ditambahkan gula, susu, atau krimer; stevia bisa digunakan sebagai pengganti gula.
Susu rendah lemak – tidak menaikkan gula darah signifikan, dibatasi 1–2 gelas per hari.
Membatasi minuman bersoda penting untuk menjaga kadar gula tetap stabil.
Penderita diabetes juga dianjurkan rutin memeriksa gula darah dan berkonsultasi dengan dokter agar kesehatan tetap terpantau.-***

















