TERASJABAR.ID – Rosella (Hibiscus sabdariffa) telah lama dimanfaatkan sebagai tanaman herbal dalam pengobatan tradisional.
Sejak dahulu, bunga ini kerap digunakan untuk membantu mengatasi gangguan liver dan tekanan darah tinggi.
Seiring berkembangnya riset medis, rosella diketahui memiliki berbagai manfaat lain bagi kesehatan tubuh.
Khasiat rosella berasal dari kandungan senyawa alaminya, seperti fenol, flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, asam organik, serta vitamin C.
Kombinasi zat tersebut memiliki sifat antioksidan, antibakteri, dan antiradang yang berperan penting dalam menjaga kesehatan.
Salah satu manfaat rosella adalah membantu mencegah penambahan berat badan berlebih.
Kandungan flavonoid dan polifenolnya diketahui mampu menghambat penumpukan lemak, meski tetap perlu didukung pola makan seimbang dan aktivitas fisik.
Selain itu, rosella juga diyakini dapat membantu menurunkan tekanan darah berkat kandungan antosianin dan asam hibiscus, meskipun manfaat ini masih memerlukan penelitian lanjutan.
Rosella juga memiliki potensi melawan infeksi bakteri, termasuk bakteri penyebab diare, serta membantu meredakan pembengkakan akibat peradangan.
Bahkan, kandungan antioksidan di dalamnya dipercaya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, walau klaim ini masih dalam tahap penelitian awal.
Bagian rosella yang paling sering dimanfaatkan adalah kelopak bunganya.
Kelopak ini umum diolah menjadi teh herbal, sirop, selai, manisan, hingga pewarna alami.
Rosella juga digunakan dalam produk perawatan kulit.
Meski relatif aman, konsumsi rosella sebaiknya disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan dikonsultasikan terlebih dahulu dengan tenaga medis.-***
















