Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru Poltekpar 2026/2027, Herry Rachmat Widjaja, menjelaskan total kuota penerimaan mahasiswa baru pada 6 Politeknik Pariwisata di lingkungan Kemenpar, yakni Medan, Palembang, Bandung, Bali, Lombok, dan Makassar, tahun ini berjumlah 3.610 mahasiswa.
Dari jumlah tersebut, alokasi penerimaan melalui jalur Seleksi Bersama Masuk ditetapkan sebesar 60 persen atau setara 2.166 mahasiswa. Sementara jalur Seleksi Mandiri Masuk sebesar 40 persen atau setara 1.444 mahasiswa yang tersebar di 6 Politeknik Pariwisata.
Adapun program studi yang dibuka meliputi 10 program studi di Poltekpar NHI Bandung, 9 program studi di Poltekpar Bali, 9 program studi di Poltekpar Medan, 8 program studi di Poltekpar Makassar, serta masing-masing 4 program studi di Poltekpar Palembang dan Poltekpar Lombok. Selain itu, terdapat masing-masing 1 program studi di PSDKU Sragen dan PSDKU Manado.
“Target pendaftar Jalur Seleksi Bersama Masuk Tahun 2026 ditetapkan sebesar 175 persen dari kuota atau sekitar 3.791 calon mahasiswa. Hal ini merupakan upaya menjaring kandidat terbaik dan meningkatkan kualitas input mahasiswa vokasi pariwisata secara nasional,” kata Herry yang juga menjabat Direktur Poltekpar Makassar.
Distribusi kuota disusun berdasarkan kapasitas program studi, kebutuhan industri, serta pemerataan akses pendidikan vokasi pariwisata di berbagai wilayah Indonesia, dengan tetap mengedepankan standar mutu dan daya saing lulusan. Tahapan SBM Poltekpar 2026/2027 resmi dimulai hari ini hingga 5 Mei 2026.
Melalui peluncuran ini, Kementerian Pariwisata berharap PMB SBM 2026 menjadi etalase nasional pendidikan vokasi pariwisata, sekaligus memperkuat sinergi antar Politeknik Pariwisata, kementerian, dan mitra industri dalam menyiapkan sumber daya manusia pariwisata Indonesia yang kompeten, berdaya saing global, dan berkarakter kuat.***

















