TERASJABAR.ID – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan pentingnya peran purnabakti Kementerian Pertanian (Kementan) sebagai aset strategis bangsa dalam memperkuat pembangunan pertanian nasional.
Dilansir laman Kementan, Amran mengakui, pengalaman dan keahlian para purnabakti merupakan modal utama dalam mengawal transformasi pertanian dari hulu hingga hilir melalui kebijakan yang tepat, manajerial yang kuat, serta keberanian membenahi regulasi.
“Negara sangat membutuhkan pemikiran, pengalaman, dan keahlian Bapak dan Ibu semua. Ilmu yang dimiliki para purnabakti tidak tergantikan dan tidak bisa diperjualbelikan. Inilah yang bisa menjadi kekuatan utama kita dalam membangun pertanian nasional,” ujar Mentan.
Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan yang dihadiri purnabakti Kementan, yang terdiri atas mantan Menteri Pertanian serta purnabakti pejabat Eselon I, II, dan III dari berbagai lintas bidang dan periode kepemimpinan.
Mentan menambahkan bahwa keberhasilan sektor pertanian selama ini tidak lepas dari kontribusi para senior Kementan yang telah mengabdi puluhan tahun.
Oleh karena itu, keterlibatan purnabakti dalam bentuk pemberian masukan, pendampingan teknis, hingga pengawalan kebijakan dinilai sangat penting untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Pengalaman puluhan tahun para purnabakti adalah fondasi kuat bagi generasi penerus. Kami ingin membangun budaya kerja yang berkesinambungan, di mana para senior tetap berperan memberikan arahan dan nasihat strategis,” ujarnya.
Dalam suasana silaturahmi tersebut, Mentan turut memaparkan arah dan program kerja Kementan dalam penguatan pembangunan sektor pertanian.















