Jenis tanaman yang didorong antara lain komoditas bernilai ekonomi tinggi dan strategis, seperti kelapa, kakao, kopi, mente, durian, serta cabai.
Khusus cabai, Mentan mencontohkan praktik di Gorontalo, di mana setiap rumah menanam cabai sehingga harga relatif stabil dan inflasi dapat ditekan.
Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Budi Waseso menyatakan kesiapan Pramuka mendukung penuh agenda ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.
Ia menegaskan Pramuka memiliki jaringan kuat hingga ke akar rumput yang dapat digerakkan secara serentak dan berkelanjutan.
“Dengan kekuatan puluhan juta anggota Pramuka, gerakan tanam pohon dan pendampingan pertanian bisa dilakukan secara masif. Ini bukan hanya mendukung program pemerintah, tetapi juga membangun generasi muda petani yang profesional dan modern,” ungkap Budi Waseso usai melantik Majelis Pembimbing dan Pimpinan Satuan Karya Pramuka Tarunabumi Masa Bakti tahun 2025-2028.
Ia menambahkan, Pramuka akan mendorong anggotanya untuk memanfaatkan pekarangan rumah, lahan tidur, dan lahan pertanian secara produktif, sekaligus menjadi contoh nyata kemandirian pangan di tingkat keluarga dan komunitas.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menyatakan bahwa penguatan Saka Tarunabumi menjadi bagian dari strategi pembangunan SDM pertanian yang terarah dan terukur.
Kementerian Pertanian memastikan pembinaan tidak hanya menguatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun karakter disiplin, tanggung jawab, kemandirian, semangat gotong royong, integritas, dan kepemimpinan sebagai fondasi menghadapi pertanian modern.
















