TERASJABAR.ID – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau langsung pengungsi korban banjir di Desa Keramat, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.
Kunjungan itu untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar 218 jiwa dari 79 kepala keluarga yang masih mengungsi, sekaligus memastikan kesiapan penanganan lanjutan pada fase pascabencana.
Mensos menjelaskan, penanganan kedaruratan banjir dilakukan melalui kerja sama Kementerian Sosial dengan Pemerintah Kabupaten Banjar, serta didukung TNI dan Polri.
Pemerintah menyiapkan dapur umum, logistik, layanan pengungsian, serta dukungan psikososial agar kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
“Kita lihat saudara-saudara kita yang masih ada di pengungsian dan apa yang ada di sini, baik itu dapur umum, tempat pengungsian. Ini adalah kerjasama antara Kementerian Sosial dengan pemerintah daerah dalam hal ini Kabupaten Banjar, tentu dibantu juga oleh TNI dan Polri,” katanya, dikutip laman Kemensos.
Ia mengatakan, pada masa kedaruratan, Kemensos menyalurkan dukungan logistik, dapur umum dan layanan psikososial untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi.
“Setiap di masa-masa kedaruratan, kita sediakan dukungan logistik, baik itu makanan siap saji, pakaian, kemudian tenda, atau juga kasur, atau hal lain yang memang dibutuhkan oleh para pengungsi. Sambil kita sediakan dapur umum dan layanan psikososial,” ujarnya.
Mensos menjelaskan, pemerintah memiliki mekanisme penanggulangan bencana yang berjalan berjenjang, mulai dari evakuasi, tanggap darurat, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

















