TERASJABAR.ID – Ibarat mendengar halilintar di siang bolong ketika tersiar kabar bahwa Kas Umum Daerah (RKUD) Jawa Barat hanya tersisa Rp500.000 saat akhir tahun 2025. Yang menarik, pemprov Jabar juga berutang ke kontraktor senilai Rp621 miliar pada APBD 2025.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat Herman Suryatman mengakui kondisi tunda bayar tersebut. Dia menyebutkan hal tersebut terjadi akibat target pendapatan progresif yang tidak tercapai, sementara belanja publik digenjot secara maksimal.
Terlepas dari itu, masih ingat ketika beberapa bulan lalu Menkeu Purbaya bilang ada duit daerah yang rebahan di bank sampai triliunan. Salah satunya disebut Jawa Barat di mana berdasarkan data yang mereka punya, duit ngendonnya sampai Rp4,1 triliun.
Pertanyaanya, kenapa uang kas Pemprov Jabar hanya Rp500 ribu. Lalu kemana uang yang rebahan di bank yang disebut Purbaya Rp4.1 triliun?
Ini sejarah dimana kas Pemprov Jabar isinya hanya setara dengan isi kantong atau saku ASN golongan tiga. Sebelumnya sudah belasan gubernur yang memimpin daerah ini belum pernah mengalami kejadian seperti ini.
Seorang jurnalis senior Imam Wahyudi sempat menulis bahwa kejadian ini menjadi tanggung jawab Sekda. Dialah yang menjadi penyebab erornya keuangan Pemprov Jabar.















