Mendiktisaintek meminta agar sektor industri bertransformasi dari sekadar trading industry (industri perdagangan) menjadi industri berbasis produksi yang ditopang oleh riset yang mendalam.
“Saat ini, anggaran riset di Indonesia masih didominasi oleh pengeluaran pemerintah. Kita perlu mendorong peran swasta lebih besar, sebagaimana di negara seperti Turki, di mana 70% anggaran riset berasal dari sektor swasta,” katanya.
Dalam forum tersebut, Mendiktisaintek juga memberikan apresiasi khusus kepada para dosen dari kampus di wilayah daerah, seperti Universitas Timor, yang mampu menembus jurnal internasional dengan impact factor tinggi.
Hal ini membuktikan bahwa keterbatasan geografis dan fasilitas bukan merupakan penghalang untuk mengukir prestasi di level global.
Mendiktisaintek mengajak para Guru Besar untuk memiliki visi yang melampaui angka-angka statistik atau penghargaan semata.
Terinspirasi dari para peraih Nobel, beliau berpesan agar semangat utama dalam meneliti adalah kebahagiaan dalam berkarya dan keinginan murni untuk berkontribusi bagi kemanusiaan.***
















