Program lainnya ada Desa Berketahanan Iklim hingga Desa Bebas Sampah.
Mendes berharap, kerja sama internasional harus berdampak langsung bagi warga desa.
“Kami ingin kolaborasi ini menghasilkan solusi yang benar-benar bisa dipakai di desa,” ujarnya.
Delegasi CEO Inggris dikoordinasikan oleh Jillian Henderson, Lead kolaborasi internasional dalam program Innovate UK Energy Access Brokerage, yang memfasilitasi pertemuan antara inovator Inggris dan mitra pemerintah Indonesia.
“Indonesia punya tantangan geografis yang kompleks sekaligus peluang besar untuk model energi terdesentralisasi. Kami ingin memulai dari proyek nyata di desa, bekerja bersama BUMDes dan pemerintah daerah, agar dampaknya cepat dirasakan,” kata Jillian Henderson.
Para CEO menyampaikan ketertarikan untuk bisa berkolaborasi dengan Kemendes PDT untuk mendukung sejumlah program dalam 12 Rencana Aksi.
Audiensi ini merupakan bagian dari rangkaian Innovate UK Energy Access Brokerage di Indonesia, yang mempertemukan inovator Inggris dengan pemangku kepentingan nasional untuk membuka peluang kolaborasi proyek listrik perdesaan, energi terbarukan, dan penguatan ekonomi desa berbasis teknologi.***















