terasjabar.id
Rabu, 11 Maret 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Rabu, 11 Maret 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

MEMBACA FENOMENOLOGI ITIKAF

Herman by Herman
11 Mar 2026 18:02
in Berita Utama, Ragam
Reading Time: 4 mins read
A A
0
MEMBACA FENOMENOLOGI ITIKAF

Oleh ReO Fiksiwan

“Al-Qur’an senantiasa menganjurkan manusia untuk ‘melihat tanda-tanda Allah, tanda-tanda yang tersembunyi di cakrawala dan dalam diri mereka sendiri.’‘ — Annemarie Schimmel(1922-2003),
Deciphering the Signs of God (1994).

Itikaf sebagai praktik berdiam diri di masjid bukan hanya sebagai kewajiban ritual, tetapi sebagai pengalaman religius yang dalam dan kaya makna simbolik.

Perintah ibadah itikaf, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan yang terkait dengan datangnya malam lailatul qadar, sering kali tidak banyak yang mampu menunaikannya karena tuntutan kehidupan modern.

ADVERTISEMENT

Namun, secara etimologis istilah itikaf berasal dari akar kata Arab ʿakafa(أكافا) yang berarti menetap, berdiam diri, atau mengerjakan sesuatu dengan tekun.

Dalam bentuk masdar, al-iʿtikāf berarti tinggal di suatu tempat dengan tujuan tertentu.

Dalam Islam, makna ini berkembang menjadi praktik berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah, menjauhkan diri dari kesibukan duniawi, dan fokus pada ibadah.

Makna syariat itikaf adalah berdiam di masjid dengan niat ibadah, terutama pada sepuluh hari terakhir Ramadan sebagaimana dicontohkan Nabi Muhammad.

Tujuannya bukan sekadar tinggal di masjid, melainkan mengisi waktu dengan membaca Al-Qur’an, berzikir, berdoa, dan memperbanyak shalat sunnah.

Itikaf mengandung dimensi spiritual yang mendalam, menjadi sarana untuk membersihkan hati, memperkuat hubungan dengan Allah, dan melatih diri agar tidak terikat pada hal-hal duniawi.

Dengan kata lain, itikaf secara fisik menekankan aspek berdiam dan menetap untuk waktu tertentu di mesjid.

Sementara, tuntunan syariat menekankan ibadah ini secara psikis berada dalam suasana khusyuk dan penuh penghayatan.

Praktik ini dipandang sebagai bentuk pengabdian yang menghidupkan kembali semangat kontemplasi dan kedekatan dengan Tuhan seperti tertera pada Surah Qaf ayat 16:

„Wa laqad khalaqnal-insaana wa na’lamu maa tuwaswisu bihi nafsuh, wa nahnu aqrabu ilaihi min hablil-wariid.“

RELATED POSTS

Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

Manfaat Olahraga Saat Puasa untuk Tubuh dan Pikiran

Harus Tahu, Ini Penyebab Tubuh Kurang Istirahat Saat Puasa

Harus Dihindari! Ini Dampak Buruk Kurang Minum Air Putih Saat Puasa

Tips Gym di Bulan Puasa Supaya Badan Tetap Segar dan Gak Lemas, Gini Kiatnya!

Artinya:
“Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.”

Dengan demikian, itikaf sendiri disebut secara eksplisit dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah(2) ayat 187 berbunyi: „Wa laa tubaashiruu hunna wa antum ‘aakifuuna fil-masaajid, tilka huduudullaahi falaa tagrabuuhaa, kadzaalika yubayyinu llaahuaayaatihi linnaasi la’allahum yattaquun.”

Artinya:
„….Dan janganlah kamu campuri
mereka, sedang kamu beritikaf dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepada manusia supaya mereka bertakwa.”

Abdullah Yusuf Ali(1872-1953) dalam tafsirnya, The Holy Qur’an: Text, Translation and Commentary(1934) menjelaskan bahwa itikaf adalah bentuk pengabdian spiritual, berdiam diri di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah, dan ayat ini menekankan kesucian serta fokus ibadah selama masa itikaf.

Untuk memberi tafsir bandingan secara fenomenologis, Annemarie Schimmel dalam Deciphering the Signs of God(1994) berangkat dari ajaran Qur’an yang berulang kali mengajak manusia memperhatikan tanda-tanda Tuhan di alam semesta dan dalam diri mereka.

Lebih lanjut, Schimmel menjelaskan bahwa ritual seperti itikaf adalah bagian dari tanda-tanda Ilahi yang menghubungkan manusia dengan misteri Tuhan.

Ia menekankan bahwa tindakan berdiam di masjid, menjauh dari kesibukan dunia, dan fokus pada ibadah adalah cara umat Islam menafsirkan tanda-tanda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan pendekatan fenomenologis, Schimmel melihat itikaf sebagai sarana kontemplasi yang menekankan pengalaman spiritual personal sekaligus universal.

Dengan demikian, Surah Al-Baqarah ayat 187 menjadi rujukan utama tentang itikaf, sementara tafsir Abdullah Yusuf Ali menekankan aspek kesucian ibadah, dan Annemarie Schimmel memperluas makna itikaf sebagai tanda Ilahi yang menghubungkan manusia dengan pengalaman religius yang lebih dalam.

Praktik ini bukan hanya kewajiban syariah, tetapi juga bentuk kontemplasi yang menghidupkan kembali semangat kedekatan dengan Tuhan.

Ia memulai dengan tanda-tanda sederhana seperti batu, tumbuhan, dan hewan, lalu menjelaskan bagaimana unsur-unsur ini digunakan dalam bahasa simbolik dan religius.

Selanjutnya, ia membahas tanda-tanda yang lebih kompleks seperti waktu dan ruang sakral, tindakan ritual, bentuk ibadah termasuk puasa dan itikaf, serta figur suci dalam komunitas Muslim.

Schimmel menekankan bahwa tanda-tanda tersebut bukan sekadar objek atau peristiwa, melainkan sarana untuk memahami misteri Ilahi.

Ia menunjukkan bagaimana komunitas Muslim menafsirkan tanda-tanda itu dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui praktik ibadah khususnya itikaf maupun dalam struktur sosial.

Sebagai refleksi tentang respons individu terhadap misteri Tuhan, fenomenologi itikaf menekankan pengalaman spiritual yang bersifat personal sekaligus universal.

Schimmel, yang dikenal sebagai salah satu sarjana Barat paling berpengaruh dalam studi Islam dan sufisme, berhasil menjembatani pemahaman antara dunia akademik Barat dan tradisi Islam.

Dengan demikian, melalui Deciphering the Signs of God, Schimmel memberikan uraian mendalam tentang bagaimana umat Islam memahami tanda-tanda Ilahi dalam fenomena alam, ritual, dan kehidupan sosial, dengan pendekatan fenomenologis yang menekankan pengalaman religius dan simbolik.

Membaca fenomenologi itikaf berarti melihatnya bukan sekadar penunaian aturan dan akidah syariah.

Akan tetapi, lebih jauh dan mendalam sebagai fenomena tanda Ilahi yang menghubungkan manusia dengan misteri Tuhan melalui pengalaman spiritual yang langsung dan penuh makna.

coversongs:

Lagu “Huwa Al-Qur’an” karya Maher Zain dirilis pada awal Februari 2025 sebagai bagian dari single religi terbarunya.

Maknanya menekankan keindahan dan keagungan Al-Qur’an sebagai cahaya, petunjuk hidup, serta sumber ketenangan hati dan pengampunan dosa.

creadit foto diri sedang beritikaf di sebuah mesjid. Itikaf sudah lebih 25 tahun diikhtiarkan dari mesjid kampus Unsrar Ulil Albab.

Tags: Itikabpuasa
ShareTweetSend

Related Posts

Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari
Lifestyle

Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

11 Mar 2026 19:30
Manfaat Olahraga Saat Puasa untuk Tubuh dan Pikiran
Lifestyle

Manfaat Olahraga Saat Puasa untuk Tubuh dan Pikiran

6 Mar 2026 22:09
Harus Tahu, Ini Penyebab Tanda Tubuh Kurang Istirahat Saat Puasa
Lifestyle

Harus Tahu, Ini Penyebab Tubuh Kurang Istirahat Saat Puasa

5 Mar 2026 20:30
Harus Dihindari! Ini Dampak Buruk Kurang Minum Air Putih Saat Puasa
Lifestyle

Harus Dihindari! Ini Dampak Buruk Kurang Minum Air Putih Saat Puasa

4 Mar 2026 22:30
Tips Gym di Bulan Puasa Supaya Badan Tetap Segar dan Gak Lemas, Gini Kiatnya!
Lifestyle

Tips Gym di Bulan Puasa Supaya Badan Tetap Segar dan Gak Lemas, Gini Kiatnya!

4 Mar 2026 21:00
Sudah Tahu Belum? Gini Cara Mengatasi Panas Dalam Saat Puasa dengan Mudah
Lifestyle

Sudah Tahu Belum? Gini Cara Mengatasi Panas Dalam Saat Puasa dengan Mudah

4 Mar 2026 19:30
Next Post
Gini Cara Menurunkan Tensi Tinggi Secara Alami di Rumah, Gampang!

Gini Cara Menurunkan Tensi Tinggi Secara Alami di Rumah, Gampang!

Selama Ramadan, Polrestabes Bandung Ungkap 27 Kasus Narkotia, dan OOT

Selama Ramadan, Polrestabes Bandung Ungkap 27 Kasus Narkotia, dan OOT

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Info Part Time! HokBen Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

5 Mar 2026 15:52
Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

Maksimal 45 Tahun! Mie Gacoan Adakan Loker Buat Lulusan SMA dan SMK

10 Mar 2026 15:30
Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

Operator Produksi! PT OTTO Pharmaceutical Bandung Buka Loker Buat Lulusan SMA SMK

4 Mar 2026 16:53
Tanpa Pengalaman, Puyo Dessert Bandung Adakan Loker Terbaru

Tanpa Pengalaman, Puyo Dessert Bandung Adakan Loker Terbaru

5 Mar 2026 16:14
Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Disiplin Sekolah, Larangan Motor Jadi Prioritas

Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Disiplin Sekolah, Larangan Motor Jadi Prioritas

0
Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

0
Newcastle vs Barcelona: Lewandowski Kembali, Howe Andalkan Lini Depan Cepat

Newcastle vs Barcelona: Lewandowski Kembali, Howe Andalkan Lini Depan Cepat

0
Distress Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Gejala dan Cara Mengelolanya

Distress Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Gejala dan Cara Mengelolanya

0
Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Disiplin Sekolah, Larangan Motor Jadi Prioritas

Gubernur Dedi Mulyadi Tegaskan Disiplin Sekolah, Larangan Motor Jadi Prioritas

11 Mar 2026 19:39
Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

Puasa Tetap Fit, Ini Strategi Menahan Lapar Sepanjang Hari

11 Mar 2026 19:30
Newcastle vs Barcelona: Lewandowski Kembali, Howe Andalkan Lini Depan Cepat

Newcastle vs Barcelona: Lewandowski Kembali, Howe Andalkan Lini Depan Cepat

11 Mar 2026 19:13
Distress Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Gejala dan Cara Mengelolanya

Distress Bisa Ganggu Kesehatan Mental, Ini Gejala dan Cara Mengelolanya

11 Mar 2026 19:09
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.