Potensi luas panen padi selama Januari – Maret 2026, didapat dari hasil amatan fase tanaman padi hasil Survei KSA pada Desember 2025.
Diperkirakan potensi luas panen padi Jawa Barat selama bulan Januari – Maret 2026 mencapai 0,42 juta hektare sehingga mengalami peningkatan sebesar 0,07 juta hektare atau 20,89 persen jika dibandingkan dengan realisasi luas panen bulan Januari – Maret 2025 sebesar 0,35 juta hektare.
Berdasarkan angka tetap 2025, produksi padi di Jawa Barat sebesar 10,23 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), mengalami peningkatan 1,60 juta ton atau 18,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini sebagai dampak dari peningkatan luas panen yang terjadi.
Sementara itu potensi produksi padi Jawa Barat selama periode bulan Januari – Maret 2026 diperkirakan mencapai 2,48 juta ton, atau diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 0,45 juta ton (22,32 persen) dibandingkan 2025 yang mencapai 2,03 juta ton.
“Berdasarkan angka tetap 2025, produksi beras di Jawa Barat sebesar 5,91 juta ton beras dimana mengalami peningkatan 0,92 juta ton atau 18,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebagai dampak dari peningkatan produksi padi yang terjadi,” lanjut Ninik.
Potensi produksi beras Jawa Barat selama periode bulan Januari – Maret 2026 diperkirakan mencapai 1,43 juta ton, atau diperkirakan mengalami peningkatan sebesar 0,26 juta ton (22,32 persen) dibandingkan 2025 yang mencapai 1,17 juta ton.***

















