terasjabar.id
Jumat, 13 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Bandung Raya

Longsor Ancam Cadas Pangeran, Cerita ‘Oray Koneng’ dan Kasus Prank Yana Masih Terngiang

Yayan Sofyan by Yayan Sofyan
29 Des 2025 16:04
in Bandung Raya
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Longsor Ancam Cadas Pangeran, Cerita ‘Oray Koneng’ dan Kasus Prank Yana Masih Terngiang

Longsor Ancam Cadas Pangeran

TERASJABAR.ID – Cuaca ekstrem yang menyebabkan longsor dan pohon tumbang masih mengancam ruas jalur Cadas Pengeran, Kab. Sumedang. Selama sepekan terakhir, longsor sudah dua kali terjadi. Longsor yang menggusur sejumlah pohon besar tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kec. Pamulihan, pertama kali terjadi Kamis (25/12/2025) petang. Sementara longsor susulan terjadi Jumat (26/12/2025) sore.

Bahkan pascalongsor susulan, saat ini tebing di Cadas Pangeran di titik yang sama ditemukan retakan tanah di tebing tersebut yang berpotensi longsor.
Tim gabungan terdiri Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Sumedang, Polres Sumedang dan Kementerian PUPR telah turun tangan melakukan upaya penanganan.

Terkait potensi longsor di Cadas Pangeran tersebut yang kini mengancam, teringat akan peristiwa pada November tahun 2021 lalu yang sempat viral. Peristiwa itu tak lain seorang pria yang dikabarkan hilang secara misterius di Jalan Raya Cadas Pangeran. Pria tersebut Yana Supriatna warga asal Sukajaya, Sumedang.

Saat itu, tidak sedikit masyarakat yang menduga bahwa Yana menghilang karena menjadi korban kejahatan. Bukan tanpa alasan, dugaan menjadi korban kejahatan tersebut muncul usai Yana mengirim pesan suara kepada istrinya. Dalam pesan suara yang dikirim, Yana pertama-tama mengabarkan saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Kemudian memutuskan berhenti sejenak untuk melaksanakan ibadah.

“Ayah salat dulu di simpang, salat Isya, kebetulan ada yang orang Sumedang juga, nebeng ikut sama ayah,” kata Yana melalui pesan suara yang dikirim kepada istrinya. Tak berselang lama, Yana kembali memberikan pesan suara kedua kepada istrinya. Pesan suara kedua dinarasikan bahwa Yana seperti dihadapkan dengan sesuatu yang mengindikasikan menjadi korban kejahatan seseorang. Yana terdengar berbicara tidak begitu jelas sambil menangis di suatu tempat entah dimana.

“Aduh Gusti ……………(suara tidak jelas)………ari sugan teh aya nu ngiring numpang sanes jalmi jahat (Aduh gusti… kirain yang menumpang bukan orang jahat), …..” ungkap Yana.

Pesan suara milik Yana yang ditujukan kepada istrinya itu pun menjadi viral di media sosial sehingga banyak warga menilai bahwa Yana merupakan korban dari kejahatan. Sebab, setelah mengirim pesan itu Yana tidak memberikan kabar kembali kepada keluarga, sehingga keluarga panik dan langsung menghubungi pihak kepolisian.

Kabar hilangnya Yana sontak membuat petugas keamanan di Sumedang turun tangan dan melakukan pengecekan di Jalan Raya Cadas Pangeran sesuai dengan petunjuk terakhir yang diterima oleh polisi terkait dengan hilangnya Yana.

Di Jalan Raya Cadas Pangeran, polisi pun menemukan sebuah helm serta motor yang terparkir dalam posisi dikunci stang. Motor yang bernomor polisi Z-2333-AB itu diduga kuat milik Yana. Dari temuan itu polisi mendapati bahwa kendaraan tersebut tidak sedikitpun mengalami kerusakan.

Selain dilakukan proses penyelidikan yang dilakukan oleh polisi, Tim SAR juga ikut turun tangan untuk mencari keberadaan dari Yana di sekitar Jalan Raya Cadas Pangeran. Bahkan, anjing pelacak K9 milik Polda Jabar juga ikut dikerahkan.

Proses pencarian Yana ini juga tak luput dikaitkan dengan hal mistis. Banyak juga yang menduga bahwa Yana dibawa oleh sosok ‘oray koneng’ atau ular kuning yang banyak disebut-sebut segelintir orang sebagai salah satu penunggu dari Cadas Pangeran.
Meski kabar tersebut beredar luas dan menjadi bahan perbincangan publik di media sosial, polisi masih berupaya mencari keberadaan dari Yana dengan proses penyelidikan.

Proses pencarian yang dilakukan polisi terhadap Yana pun berjalan selama beberapa hari dan belum membuahkan hasil. Namun akhirnya, berkat kesigapan petugas kepolisian, Yana pun akhirnya berhasil ditemukan pada Kamis (18/11/2021) sore. Ia ditemukan jajaran Satreskrim Polres Sumedang di wilayah Dawuan, Majalengka, dengan keadaan sehat.

Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap Yana, terbongkar bahwa apa yang disampaikan oleh Yana kepada istrinya saat mengirim pesan suara tidak benar adanya.

RELATED POSTS

Longsor Melanda Desa Cipakem dan Pakapasan Girang

Tembok Kolam Ikan Longsor Menimpa Rumah, Seorang Nenek Tewas Tertimbun Longsor

TPT di Pasirjambu Longsor, Tiga Rumah Terancam Ambruk

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Cisarua KBB, Ini Penjelasan Kepala Basarnas

Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua KBB

ADVERTISEMENT

Usai memberikan pesan suara kepada istrinya, Yana sebenarnya langsung berangkat dari Cadas Pangeran dengan tujuan Cirebon dengan menggunakan mobil elf. Dari Cirebon, Yana kembali melanjutkan perjalanan ke Majalengka hingga akhirnya ditemukan oleh polisi di wilayah Dawuan.

Dalam kasus ini, ternyata Yana melarikan diri karena memiliki istri kedua yang berada di Dawuan, Majalengka. Usai membuat gaduh, Yana juga diberikan kesempatan untuk meminta maaf langsung kepada seluruh pihak yang dirugikan yang kena prank akibat kebohongan yang dilakukannya tersebut, termasuk aparat.

Akibat perbuatannya yang membuat gaduh itu, Yana pun ditetapkan menjadi tersangka oleh polisi. Yana pun dijerat pasal 14 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Retakan Tanah
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Sumedang, Hendar membenarkan setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan, ditemukan retakan tanah dengan ukuran sejengkal orang dewasa yang membentang di area tebing yang longsor.

“Retakan tanah di tebing tersebut rawan terjadi longsor susulan. Jika diguyur hujan dengan intensitas tinggi berpotensi terjadi longsor susulan,” kata Hendar wartawan, Minggu (28/12/2025).

Pihaknya, kata Hendra, telah melakukan kajian cepat dengan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam upaya mempercepat penanganan longsor di kawasan tersebut. “Upaya penanganan jangka pendek di tebing yang tanahnya retak dan sempat longsor telah dipasangi terpal dan cerucuk penahan tanah serta dibuatkan terasering,” ungkapnya.*

Tags: AncamCadas Pangeranlongsor
ShareTweetSend

Related Posts

Longsor Melanda Desa Cipakem dan Pakapasan Girang
Daerah

Longsor Melanda Desa Cipakem dan Pakapasan Girang

6 Feb 2026 19:26
Tembok Kolam Ikan Longsor Menimpa Rumah, Seorang Nenek Tewas Tertimbun Longsor
Berita Utama

Tembok Kolam Ikan Longsor Menimpa Rumah, Seorang Nenek Tewas Tertimbun Longsor

3 Feb 2026 16:29
TPT di Pasirjambu Longsor, Tiga Rumah  Terancam Ambruk
Bandung Raya

TPT di Pasirjambu Longsor, Tiga Rumah Terancam Ambruk

2 Feb 2026 20:14
Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Cisarua KBB, Ini Penjelasan Kepala Basarnas
News

Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Korban Longsor di Cisarua KBB, Ini Penjelasan Kepala Basarnas

2 Feb 2026 09:38
Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua KBB
News

Kemensos Terus Suplai Logistik dan Buka Posko Kesehatan Korban Longsor Cisarua KBB

30 Jan 2026 19:21
BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Setiap Hari di Lokasi Longsor Cisarua KBB
News

BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan Setiap Hari di Lokasi Longsor Cisarua KBB

30 Jan 2026 09:17
Next Post
Tiga Hari Libur Nataru, Hampir 100 Ribu Ranmor Memadati Kuningan

Tiga Hari Libur Nataru, Hampir 100 Ribu Ranmor Memadati Kuningan

Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat

Harga Pangan Naik Saat Nataru, DPR Minta Negara Hadir Lindungi Rakyat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

9 Feb 2026 11:41
Mirip Beach Club Bali, On The Rock Drini, Resto Tebing Karst Baru di Gunungkidul

Mirip Beach Club Bali, On The Rock Drini, Resto Tebing Karst Baru di Gunungkidul

10 Feb 2026 13:51
Waduh, Selang Urine Tertinggal di Ginjal Pasien, Dokter Dilaporkan ke Polda Jabar usai MPDKI Vonis Bersalah

Waduh, Selang Urine Tertinggal di Ginjal Pasien, Dokter Dilaporkan ke Polda Jabar usai MPDKI Vonis Bersalah

5 Des 2025 19:03
Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

Setelah Mercy Terbakar di Lingkar Nagreg, Kini Sebuah Mobil Terbakar Tol Purbaleunyi

9 Feb 2026 16:17
Pemanfaatan PIP di Daerah, Perkuat Pemerataan Akses dan Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

Pemanfaatan PIP di Daerah, Perkuat Pemerataan Akses dan Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

0
Lagi, Jalan Raya  Cicalengka-Majalaya Diterjang Banjir,  SPBU Ciluluk Terendam

Lagi, Jalan Raya Cicalengka-Majalaya Diterjang Banjir, SPBU Ciluluk Terendam

0
Keselamatan Pasien Prioritas, RS Tak Boleh Tolak Peserta JKN Nonaktif Sementara

Keselamatan Pasien Prioritas, RS Tak Boleh Tolak Peserta JKN Nonaktif Sementara

0
Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

0
Pemanfaatan PIP di Daerah, Perkuat Pemerataan Akses dan Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

Pemanfaatan PIP di Daerah, Perkuat Pemerataan Akses dan Dukung Wajib Belajar 13 Tahun

13 Feb 2026 00:43
Keselamatan Pasien Prioritas, RS Tak Boleh Tolak Peserta JKN Nonaktif Sementara

Keselamatan Pasien Prioritas, RS Tak Boleh Tolak Peserta JKN Nonaktif Sementara

13 Feb 2026 00:00
Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

Produksi Cabai Jabar Surplus, Pasokan Aman Jelang Ramadhan-Idul Fitri 2026

12 Feb 2026 23:48
Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

Jaga Produksi Nasional, Mentan Perjuangkan Lahan Sawah dan Petani Desa Hutan

12 Feb 2026 23:33
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.