TERASJABAR.ID – Real Madrid berencana memperkuat lini tengah pada bursa transfer musim panas, yang kemungkinan diikuti dengan hengkangnya satu atau dua gelandang.
Dani Ceballos hampir pasti akan pergi, dan Eduardo Camavinga juga berpotensi menyusul. Musim ini menjadi periode yang sulit bagi Camavinga.
Ia kesulitan mengamankan posisi sebagai starter reguler karena kalah bersaing dengan Jude Bellingham, Aurélien Tchouaméni, dan Federico Valverde.
Selain itu, kemunculan Thiago Pitarch semakin memperketat persaingan di lini tengah.
Kesempatan bermain yang terbatas juga belum mampu dimaksimalkan dengan baik.
Salah satu penampilan yang disorot adalah saat hasil imbang 1-1 melawan Girona FC, di mana performanya dinilai kurang memuaskan.
Laporan dari media Spanyol menyebutkan bahwa manajemen mulai mempertimbangkan untuk melepas pemain berusia 23 tahun tersebut.
Padahal, sejak didatangkan pada 2021, Real Madrid menaruh harapan besar pada Camavinga.
Meski sempat menunjukkan potensi, perkembangannya dianggap belum sesuai ekspektasi.
Jika dilepas, Camavinga dipastikan tidak kekurangan peminat.
Liverpool FC dan Chelsea FC disebut telah menjalin komunikasi dengan agennya, sementara Paris Saint-Germain juga tertarik membawanya kembali ke Prancis.
Camavinga masih memiliki kesempatan membuktikan diri saat menghadapi Bayern Munich di Liga Champions.
Namun, jika kembali tampil mengecewakan, masa depannya di Santiago Bernabéu bisa segera berakhir.-***















