Kemenangan Harga Mati untuk Timnas Indonesia
Setelah menelan kekalahan telak 1-5 dari Australia pada 20 Maret 2025, Timnas Indonesia berada di posisi sulit di klasemen Grup C. Hasil imbang 2-2 pada pertemuan pertama melawan Bahrain di Riffa, 10 Oktober 2024, yang diwarnai kontroversi keputusan wasit, masih membekas di hati para pemain dan suporter.
- Sidak Pasar Tagog Padalarang, Mentan-Kepala Bapanas: Tak Ada Toleransi Harga di Atas HET
- Agentic AI Kunci Kebijakan Publik Tepat Sasaran di Era Digital, Ini Penjelasan Kemkomdigi
- Kang DS Imbau Masyarakat Kabupaten Bandung Waspada Cuaca Ekstrem
- Mengenal Manfaat St. John’s Wort untuk Kesehatan Mental dan Risiko Efek Sampingnya
- Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kamis 29 Januari 2026: Galeri 24 dan UBS Tembus Rp3 Juta Per Gram
Kini, dengan dukungan penuh dari suporter Tanah Air di SUGBK, Skuad Garuda wajib bangkit dan meraup tiga poin penuh.
Pertemuan sebelumnya di Bahrain meninggalkan luka bagi Garuda. Meski unggul 2-1 hingga menit-menit akhir, gol kontroversial Bahrain di injury time (menit 90+9) menyamakan skor menjadi 2-2.
Kali ini, di hadapan puluhan ribu suporter di SUGBK, Timnas Indonesia bertekad membalas dendam dan mengamankan poin penuh.

















