TERASJABAR.ID – Jika Anda di malam hari melalui jalur Bunderan Cibiru-Cileunyi, terutama ke arah batas kota, bypass Cicalengka serta jalur Cileunyi-Parakanmuncang (Jalan Bandung-Garut), tentu paham betul kondisi yang gelap gulita. Penyebabnya, banyak lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati alias tak berfungsi dan sekadar hiasan.
Berdasarkan pantauan Senin (5/1/2026) malam, sejak dari jalan bypass Cicalengka memasuki Parakanmuncang, kawasan Rancaekek, Cipacing hingga Cileunyi (Jalan Bandung-Garut) benar-benar gelap gulita.
Jalan hanya terang oleh sorot lampu mobil, motor dan lampu penerangan dari toko-toko serta pabrik.
Meski ada beberapa lampu PJU yang nyala, bisa dihitung dengan jari, karena umumnya lampu PJU yang sudah terpasang tak berfungsi alias mati.
“Wajar saja di Jalan Bandung-Garut atau di bypass Cicalengka kerap terjadi kecelakaan lalu lintas pada malam hari, bahkan hingga memakan korban jiwa, karena faktornya jalanan gelap,” kata Yuni Yulianti, warga asal Cicalengka, Selasa (6/1/2026).
Menurut dosen salah satu perguruan tinggi negeri di Jatinangor ini, ia yang sesekali mengendarai mobil melintasi Jalan Bandung-Garut mengaku miris jika malam hari jalanan begitu gelap. “Makanya, harus eksta hati-hati melintasi jalur di Jalan Bandung-Garut jika malam hari,” tuturnya.
“Karena gelap dan tak hati-hati bisa mobil nyenggol pembatas jalan. Atau nabrak motor yang melawan arus,” sambung Yuni.
Hal senada dilontarkan Yanuar, salah seorang warga Desa Rancaekek Kulon yang nyaris tiap malam pulang kerja melintasi jalur Bunderan Cibiru-Cileunyi dan jalan Bandung-Garut.
“Benar, mulai Bunderan Cibiru hingga Cileunyi, terutama di tugu batas kota di Cibiru, jika malam gelap gulita,” ujar Yanuar, seorang karyawan swasta di Kota Bandung ini.*

















