TERASJABAR.ID – Efek makan malam di atas jam 10 sering tidak disadari, terutama oleh orang yang memiliki aktivitas padat.
Kebiasaan ini ternyata bisa berdampak pada kesehatan, mulai dari gangguan pencernaan hingga kualitas tidur yang menurun.
Dengan memahami risikonya, Anda dapat lebih bijak mengatur waktu makan agar tubuh tetap sehat.
Banyak orang yang baru sempat makan menjelang waktu tidur karena kesibukan.
Bahkan, ada anggapan bahwa tidur dalam kondisi kenyang bisa membuat tidur lebih nyenyak.
Padahal, makan terlalu larut justru berpotensi menimbulkan berbagai masalah kesehatan, apalagi jika dilakukan secara rutin.
Selain mengganggu tidur, kebiasaan ini juga dapat memengaruhi metabolisme tubuh.
Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah gangguan pencernaan.
Pada malam hari, sistem pencernaan bekerja lebih lambat, sehingga makanan yang dikonsumsi terlalu larut belum sepenuhnya dicerna saat Anda tidur.
Hal ini bisa memicu perut kembung, mulas, atau memperparah asam lambung.
Selain itu, makan malam terlalu larut juga dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan karena kalori yang masuk tidak terbakar secara optimal.
Kebiasaan ini juga dapat mengganggu pola tidur dan meningkatkan risiko penyakit metabolik, seperti diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi, terutama jika makanan yang dikonsumsi tinggi lemak atau gula.
Untuk mengurangi risikonya, usahakan makan malam lebih awal, pilih makanan ringan yang mudah dicerna, dan hindari porsi berlebihan sebelum tidur.
Mengatur waktu makan dengan baik dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.-***

















