Perwakilan asosiasi digital juga memaparkan sejumlah inisiatif untuk memperkuat ekosistem teknologi di Indonesia, termasuk penguatan keamanan siber, pengembangan talenta digital, hingga penyelarasan kolaborasi lintas sektor yang mendukung inovasi berkelanjutan.
“Kami membentuk APTIKNAS itu untuk membangun masa depan industri digital Indonesia. Digitalisasi memang memberikan kemudahan, tetapi sisi lain juga membuka potensi risiko seperti penipuan dan kejahatan digital. Jadi, kita harus membangun keamanan siber dan kepercayaan digital untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital di Indonesia,” ungkap Ketua Umum APTIKNAS, Soegiharto Santoso (Hoky).
Pembahasan berlanjut dengan penjajakan potensi sinergi program dari tiap Direktorat Kementerian Ekraf dalam pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi keamanan siber, serta penguatan kolaborasi lintas sektor yang mendukung transformasi digital nasional.
Selain itu, pihak ADIGSI juga fokus menyoroti pengembangan kompetensi SDM melalui literasi keamanan digital dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.***
















