TERASJABAR.ID – Pemerintah terus mendorong penguatan infrastruktur digital serta pendampingan bagi sejumlah asosiasi dan pegiat ekosistem teknologi.
Optimalisasi kolaborasi tiga asosiasi digital dan Badan Ekosistem Digital KADIN dinilai penting untuk pengembangan ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional (the new engine of growth).
Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi rencana kerja dan program yang dipaparkan asosiasi digital dalam audiensi di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta.
“Sehingga kolaborasi dapat mendukung ekosistem berbasis teknologi, baik yang erat kaitan dengan talenta, akses pasar, skema pendanaan, dan masih banyak hal lain yang sebetulnya banyak membantu Pemerintah. Penjajakan kolaborasi hari ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia,” ucap Menteri Ekraf.
Pertemuan ini menjadi ruang diskusi strategis untuk menyelaraskan program pemerintah dengan inisiatif industri dalam mendorong pertumbuhan talenta digital, inovasi teknologi, dan penguatan ekosistem.
Audiensi dihadiri tiga asosiasi yakni Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS), Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital KADIN Indonesia.
Dalam kesempatan itu, Menteri Ekraf juga memaparkan 8 ASTA EKRAF yang mencakup Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf dan Ekraf Kaya.
“Dari program ini, kita bisa pilih mau kolaborasi dari yang mana, kebijakan serta regulasi yang berpihak pada ekosistem, pengembangan talenta, atau penguatan komersialisasi (pembiayaan) berbasis kekayaan intelektual. Dengan demikian produk dan karya kreatif berbasis teknologi berkembang dari lokal jadi nasional, bahkan go global,” jelasnya.
















