TERASJABAR.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) mengedukasi masyarakat agar tetap tenang dalam berbelanja pangan menjelang Ramadan dan Idulfitri melalui talkshow interaktif “Tani On Stage” bertema “Belanja Pangan Tanpa Panik, Belanja Bijak itu Asyik!”.
Dilansir laman resmi Kementan, kegiatan yang digelar di Area Komersial TOD Samesta Mahata Margonda, Kecamatan Beji, Kota Depok ini, merupakan bagian dari rangkaian Gerakan Pangan Murah (GPM) untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan selama periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementan, Moh. Arief Cahyono, mengatakan program sosialisasi melalui Tani On Stage bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai langkah pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.
“Saya berharap masyarakat mendapat pemahaman mengenai Gerakan Pangan Murah sebagai upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujar Arief.
Talkshow ini menghadirkan tiga narasumber, yaitu Direktur Kewaspadaan Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nita Yulianis, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan Freddy, serta praktisi keamanan pangan drh. Risky Aprillian.
Direktur Kewaspadaan Pangan Bapanas, Nita Yulianis, menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan pangan nasional. Pemerintah terus menjaga pasokan dan stabilitas harga melalui berbagai program, termasuk Gerakan Pangan Murah.
“Stok pangan saat ini dalam kondisi cukup, sehingga masyarakat tidak perlu panic buying. Membeli berlebihan justru dapat mengganggu distribusi di pasar,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura Kementan, Freddy, memastikan ketersediaan komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang merah tetap mencukupi hingga setelah Idulfitri.
















