Hingga saat ini, 37 korban meninggal dunia telah teridentifikasi, sementara 43 orang masih dalam pencarian.
Mengingat besarnya dampak bencana, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah menetapkan status tanggap darurat sejak 24 Januari 2026 hingga 6 Februari 2026.
Dapur Umum
Sementara untuk memenuhi kebutuhan pengungsi, Kementerian Sosial bersama Dinas Sosial dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) mendirikan dapur umum di SDN 1 Pasirlangu sejak 27 Januari 2026.
Produksi dapur umum mencapai 2.250 bungkus makanan per hari untuk tiga kali makan, dengan total produksi pada 27–28 Januari 2026 sebanyak 5.250 bungkus.
Dapur umum Dinas Sosial dan Tagana Kabupaten Bandung Barat memproduksi sekitar 4.500 bungkus makanan per hari untuk pengungsi, petugas, dan relawan.
Logistik
Adapun bantuan logistik dari Kementerian Sosial disalurkan dalam tiga tahap. Pada tahap Tanggap Darurat I, bantuan yang diberikan meliputi satu unit tenda serbaguna, lima unit tenda keluarga, 50 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 200 lembar selimut, 500 paket makanan siap saji, 400 paket lauk pauk siap saji, 100 paket makanan anak, masing-masing 50 paket sandang anak dan sandang dewasa, serta 200 paket family kit dan 200 paket kidsware.
Selanjutnya, pada tahap Tanggap Darurat II disalurkan 40 paket sandang dewasa, 80 paket sandang anak, 500 paket lauk pauk siap saji, tiga lembar tenda gulung, 84 paket kidsware, 65 lembar kasur, dan 87 lembar selimut.
Sementara pada tahap Tanggap Darurat III, bantuan yang disalurkan berupa satu unit dapur umum lapangan dan satu unit toilet portabel.














