TERASJABAR.ID – Kementerian Sosial (Kemensos) secara bertahap menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf menjelaskan hingga saat ini, Kemensos telah menyalurkan bantuan senilai Rp2.564.805.321.880 di 3 wilayah tersebut.
Dilansir laman resmi Kemensos, bantuan sosial yang diberikan itu mencakup bantuan sosial reguler, bantuan sosial kedaruratan dan bantuan sosial adaptif.
“Ini adalah bantuan yang sudah disalurkan. Pertama bantuan reguler disalurkan kepada 1,7 juta lebih KPM, total anggaran Rp1,8 T. Ini untuk tiga provinsi, Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat. Kemudian ada bansos kedaruratan untuk masa kedaruratan, dan berikutnya bansos adaptif,” jelas Mensos pada Rapat yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri.
Mensos menjabarkan bansos reguler yang diberikan kepada 1.763.038 KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Provinsi Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat terdiri dari bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan bansos sembako (Bantuan Pangan Non Tunai).
Keseluruhan anggaran yang telah tersalur hingga kini mencapai Rp1.832.738.125.000.
Untuk menangani bencana dan pemulihan pascabencana, Kemensos juga menggelontorkan bansos kedaruratan senilai Rp99.194.346.880.
Adapun bantuan kedaruratan tersebut dipergunakan untuk melengkapi bufferstock logistik, dapur umum di berbagai daerah, sembako dan berbagai kebutuhan pokok lain yang membantu kelangsungan hidup korban bencana di masa kedaruratan.















