Ia menegaskan Kemenpar tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan kerja sama, sinergi, dan kolaborasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Melihat tren positif ini, kami optimistis pada tahun 2026 pergerakan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, akan terus meningkat,” ucapnya.
Pada tahun ini, Kemenpar menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 16–17 juta dan pergerakan wisatawan nusantara mencapai 1,1 miliar perjalanan. Untuk menunjang target tersebut, Kemenpar telah merancang berbagai program strategis yang berfokus pada kualitas dan keberlanjutan (quality and sustainability).
Salah satu perhatian utama adalah peningkatan standar keselamatan dan keamanan wisatawan.
“Kita tidak hanya berbicara tentang angka, tetapi juga tentang pengalaman yang dirasakan wisatawan. Experience-based tourism akan menjadi kunci,” tuturnya.


















