Teknologi ini berfungsi sebagai kurator cerdas sekaligus digital travel companion melalui berbagai fitur unggulan, seperti rekomendasi destinasi yang dipersonalisasi, penyusunan itinerary otomatis, peta interaktif, serta rangkuman informasi destinasi dalam berbagai bahasa.
MaiA merupakan respons terhadap perubahan perilaku wisatawan global yang semakin menginginkan pengalaman perjalanan yang personal, efisien, dan mudah diakses.
Kehadirannya diharapkan mampu memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global sekaligus mendukung upaya pemerintah menghadirkan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah pengguna.
Kemenpar juga berharap MaiA memberikan nilai tambah bagi wisatawan serta memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi inovatif dan relevan di tengah kompetisi pariwisata global.
“Mari bersama menyambut MaiA sebagai langkah maju menuju masa depan pariwisata Indonesia yang lebih adaptif, berdaya saing, dan berkelas dunia,” kata Menpar
Peluncuran Tourism 5.0 dan MaiA turut dihadiri perwakilan pemerintah, asosiasi pariwisata, mitra industri, serta media nasional dan internasional.***
















