Bina Talenta Indonesia merupakan program pelatihan tentang STEM, Kecerdasan Artifisial, Koding dan Karakter.
Ia menambahkan bahwa intervensi pengembangan talenta melalui Bina Talenta Indonesia menunjukkan dampak di wilayah 3T dan Indonesia Timur.
“Di wilayah 3T dan Indonesia Timur, peningkatan literasi sainsnya lebih tinggi daripada peningkatan di wilayah di luar 3T,” ujarnya.
Peningkatan literasi sains ini diidentifikasi melalui perbandingan sebelum peserta mengikuti Bina Talenta Indonesia dan setelah mengikuti program tersebut.
Menurutnya, penguatan pada tahap pengembangan menjadi kunci agar talenta di daerah dapat tumbuh dan bersaing secara nasional.
Dalam paparannya, Irene juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026 Puspresnas akan menjalankan sejumlah program utama, meliputi penyelenggaraan ajang nasional seperti Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS); pengiriman talenta ke ajang internasional; program kurasi ajang dan sertifikat; Bina Talenta Indonesia; BOS Kinerja Prestasi; optimalisasi talent pool yaitu Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) serta Beasiswa Talenta Indonesia.***

















