Korban dan Dampak
Kecelakaan ini menyebabkan satu korban jiwa, yaitu pengemudi Honda BR-V, yang diketahui bernama Agus Santoso (42), warga Pekalongan. Ia meninggal dunia di tempat kejadian karena luka berat di kepala dan dada akibat benturan keras.
Sementara itu, dari pihak bus, tidak ada korban jiwa di antara suporter Persebaya. Namun, empat penumpang bus mengalami luka ringan, seperti lecet dan memar, dan telah mendapat perawatan di RSUD Pemalang.
- Total 25 Body Pack Korban Longsor Ditemukan Tim SAR Gabungan
- MWC NU Arjasari Resmi Miliki Kantor Baru, Ini Harapan H. Cucun dan Bupati Bandung
- Mentan Libatkan Purnabakti Kementan, Perkuat Pembangunan Pertanian Nasional
- Lho Ko, Biaya Operasional PAM Kuningan Rp 60 M, Tapi Kontribusi PAD Cuma Rp 2,5 M?
- Luar Biasa! Para Atletik Indonesia Panen 38 Medali Emas ASEAN Para Games 2025 Thailand
Rombongan suporter Persebaya, yang terdiri dari sekitar 40 orang, sempat mengalami syok akibat kejadian ini. “Kami sedang dalam perjalanan ke Jakarta untuk dukung Persebaya. Tiba-tiba ada mobil dari arah berlawanan, tabrakan langsung keras. Untung temen-temen di bus selamat,” ujar salah satu suporter, Dedi, yang berada di bus tersebut.
Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan parah. Honda BR-V ringsek total hingga tidak dapat dikenali bentuk aslinya, sedangkan bus PO Fransindo Trans mengalami kerusakan pada bodi depan kiri dan kaca depan yang pecah. Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di tol sempat tersendat selama proses evakuasi kendaraan dan korban.
















