Banyak diantaranya berasal dari bahasa daerah atau bahasa asing yang mengisi kekosongan makna dalam bahasa Indonesia. Proses ini mencerminkan partisipasi semesta dalam memperkaya khazanah kosakata bahasa Indonesia.
Sebagai karya rujukan, KBBI menggunakan berbagai konvensi penulisan unituk memudahkan pengguna, mulai dari penandaan lema, contoh penggunaan, pemenggalan kata, hingga label ragam dan bidang.
Pemahaman terhadap konvensi tersebut akan meningkatkan keterampilan merujuk dan membantu pengguna memperolah informasi kebahasaan secara tepat dan komprehensif.
KBBI merupakan kamus utama bahasa Indonesia yang dikelola secara resmi dan terus diperbarui secara berkala.
Dengan pendekatan preskriptif-deskriptif yang saling melengkapi, KBBI tidak hanya menetapkan standar bahasa, tetapi juga merekam bahasa Indonesia sebagai bahasa yang hidup, tumbuh, dan berkembang bersama penuturnya.***










