TERASJABAR.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) terus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang antara jalur kereta api dan jalan raya.
Imbauan ini disampaikan sebagai bagian dari upaya bersama menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.
Dilansir siaran pers KAI, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang memerlukan kedisiplinan seluruh pengguna jalan.
Perlintasan merupakan titik temu antara jalur kereta api dan jalan raya sehingga membutuhkan perhatian penuh dari setiap pengendara.
Sepanjang Januari hingga Februari 2026, KAI bersama para pemangku kepentingan telah melaksanakan berbagai langkah untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.
Dalam periode tersebut, KAI melakukan penutupan 45 perlintasan, penertiban 9 bangunan liar di sekitar jalur, serta melaksanakan 243 kegiatan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat.
Edukasi juga dilakukan melalui 32 kegiatan sosialisasi di sekolah serta pemasangan 51 spanduk keselamatan di berbagai titik strategis.
Program keselamatan tersebut terus berjalan secara berkelanjutan. Sepanjang 2025, KAI melaksanakan 2.016 kegiatan sosialisasi keselamatan, 212 sosialisasi di sekolah, 316 penutupan perlintasan, 687 pemasangan spanduk, 655 kegiatan TJSL terkait keselamatan, serta 52 penertiban bangunan liar di sekitar jalur kereta api.














