TERASJABAR.ID – Media-media Italia ramai-ramai mengkritik Juventus setelah kekalahan 0-2 dari Como dalam lanjutan Serie A, Sabtu.
Hasil negatif tersebut semakin memperkecil peluang Bianconeri untuk finis di zona Liga Champions musim depan.
Tim yang kini ditangani Cesc Fabregas tampil disiplin dan efektif, sekaligus memperpanjang periode buruk Juventus.
Si Nyonya Tua telah menderita tiga kekalahan beruntun di semua kompetisi dan kebobolan total 15 gol dalam lima laga terakhir, menunjukkan rapuhnya lini pertahanan mereka.
Di klasemen sementara, Juventus masih tertahan di posisi kelima dengan koleksi 46 poin dari 26 pertandingan.
Di atasnya, Roma mengoleksi 47 poin dan berpeluang memperlebar selisih apabila mampu menundukkan Cremonese.
La Gazzetta dello Sport menilai kekalahan di Liga Champions menjadi sinyal bahaya bagi Inter, tetapi justru membuat Juventus semakin terpuruk.
Penampilan menjanjikan saat Derby d’Italia yang berakhir 2-3 kini dianggap hanya kenangan.
Sementara itu, Corriere dello Sport menyoroti absennya identitas permainan Juve serta mengkritik penjaga gawang Michele Di Gregorio atas gol Mergim Vojvoda.
Tuttosport juga melayangkan kritik serupa dan menilai kebijakan transfer dalam tiga tahun terakhir menjadi sumber persoalan utama klub.-***
















