TERASJABAR.ID – Pasukan Iran dan Amerika Serikat dilaporkan saling berpacu pada Sabtu pagi untuk menemukan seorang awak jet tempur AS yang jatuh di wilayah Iran, menjadi insiden pertama sejak konflik pecah.
Teheran mengklaim telah menembak jatuh pesawat tempur F-15, sementara laporan media AS menyebut satu dari dua awak berhasil diselamatkan oleh pasukan khusus, sedangkan satu lainnya masih belum ditemukan.
Pihak berwenang Iran meminta warga di wilayah barat daya yang bergunung-gunung untuk membantu pencarian.
Televisi pemerintah juga menayangkan gambar yang diklaim sebagai puing-puing pesawat yang hancur.
Selain itu, militer Iran mengaku telah menembak jatuh pesawat serang darat A-10 milik AS di kawasan Teluk, meski dilaporkan pilotnya berhasil diselamatkan.
Komando Pusat AS belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden F-15 tersebut.
Namun, Gedung Putih menyebut Donald Trump telah menerima laporan terkait situasi ini.
Trump menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak akan memengaruhi proses negosiasi dengan Iran, dengan menyebut kondisi yang terjadi sebagai bagian dari perang.
Di sisi lain, eskalasi konflik terus meluas. Serangan baru dilaporkan terjadi di Israel, Iran, Lebanon, serta negara-negara Teluk.
Ledakan besar juga mengguncang Teheran utara. Israel mengonfirmasi serangan di ibu kota Iran dan Beirut.
Situasi ini meningkatkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global akibat target serangan yang kini menyasar fasilitas ekonomi dan industri.-***

















