TERASJABAR.ID – Jembatan Cijemit di Desa Cijemit, Kec. Ciniru, Kab. Kuningan terancam ambruk. Kondisinya kini sudah tidak layak digunakan. Jembatan yang menghubungkan tiga desa, yakni Cijemit, Gunung Manik, dan Pinara, sudah tiga tahun terakhir ini cenderung dibiarkan, hingga dikhawatirkan ambruk.
Saat ini, jembatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Akses ditutup menggunakan bambu sebagai penanda larangan melintas demi keselamatan warga.
Bupati Dian Rachmat Yanuar menolak disebut tak memberi perhatian. Karena, sejak awal Pemkab Kuningan tidak tinggal diam dalam menangani kerusakan jembatan tersebut. Sejumlah langkah antisipasi telah dilakukan, mulai dari penyiapan jalur alternatif, hingga penyusunan perencanaan teknis perbaikan.

Pada bulan Januari ini, Pemkab akan segera merehabilitasi jembatan tersebut dengan anggaran sekitar Rp2 miliar. “Kami upayakan di Bulan Januari sudah mulai tahapan. Target, jika tidak ada kendala, jembatan yang menjadi akses vital tiga desa ini sudah dapat dilalui kembali sebelum lebaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, rehabilitasi dan rekonstruksi Jembatan Cijemit akan dibiayai melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT) karena masuk kategori force majeure atau bencana. Langkah penanganan telah dimatangkan bersama Sekda Uu Kusmana, Kepala BPKAD Dede Kurniawan, Kalak BPBD Indra Bayu Permana, serta jajaran teknis termasuk Kadis Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Ir. Putu Bagiasna.
Bupati mengajak kepada masyarakat tetap menjaga kondusivitas, serta memperkuat semangat gotong royong selama proses pembangunan berlangsung.*

















