TERASJABAR.ID – Efek samping minum air lemon setiap hari dapat terjadi jika dikonsumsi terlalu sering, terlalu pekat, atau tanpa menyesuaikan kondisi kesehatan tubuh.
Meski dikenal menyehatkan, lemon mengandung asam sitrat yang bila dikonsumsi rutin dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan gangguan tertentu.
Di balik tren minum air lemon harian, risiko kesehatannya kerap luput dari perhatian.
Padahal, asupan asam yang berlebihan dapat memengaruhi gigi, lambung, hingga saluran pencernaan.
Karena itu, penting memahami dampaknya agar manfaatnya tetap bisa diperoleh dengan aman.
Salah satu efek yang sering muncul adalah terkikisnya enamel gigi.
Asam sitrat dapat melemahkan lapisan pelindung gigi sehingga gigi menjadi sensitif, mudah ngilu, dan lebih rentan berlubang.
Selain itu, air lemon juga bisa memicu atau memperparah keluhan maag dan GERD karena meningkatkan produksi asam lambung, terutama pada orang dengan lambung sensitif.
Konsumsi berlebihan juga berisiko menimbulkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung, mual, atau diare, terlebih jika diminum saat perut kosong.
Tak hanya itu, kandungan asamnya dapat mengiritasi jaringan mulut dan memperparah sariawan, sehingga proses penyembuhan menjadi lebih lama.
Agar tetap aman, konsumsi air lemon sebaiknya dibatasi satu gelas per hari, diencerkan dengan air putih, serta diimbangi asupan cairan yang cukup.
Jika memiliki riwayat gangguan lambung atau gigi sensitif, konsultasi dengan dokter sangat dianjurkan sebelum menjadikannya kebiasaan harian.-***














