TERASJABAR.ID – Efek samping madu untuk wajah tetap bisa muncul meskipun bahan alami ini dikenal memiliki banyak manfaat bagi kulit.
Tidak semua jenis kulit cocok dengan madu, sehingga penting memahami potensi risikonya sebelum menggunakannya, terutama bagi pemilik kulit sensitif atau yang baru pertama kali mencoba perawatan alami.
Madu kerap dimanfaatkan untuk membantu melembapkan kulit, meredakan jerawat ringan, serta membuat wajah tampak lebih cerah.
Namun, baik madu murni maupun jenis tertentu tetap berisiko menimbulkan masalah kulit jika pemakaiannya kurang tepat.
Salah satu efek samping yang paling sering terjadi adalah reaksi alergi, yang ditandai kemerahan, gatal, ruam, atau pembengkakan.
Risiko ini lebih tinggi pada orang dengan riwayat alergi terhadap serbuk sari atau produk lebah.
Selain itu, madu juga dapat memicu iritasi pada kulit sensitif, berupa rasa perih atau panas, terutama jika kulit sedang kering atau meradang.
Tekstur madu yang lengket berpotensi menyumbat pori-pori jika tidak dibersihkan sempurna, sehingga dapat memicu komedo dan jerawat.
Penggunaan pada kulit yang terluka juga bisa meningkatkan risiko infeksi, terlebih jika madu tidak higienis.
Dalam kasus yang sangat jarang, madu bahkan dapat menyebabkan reaksi alergi berat atau anafilaksis.
Agar lebih aman, lakukan uji alergi terlebih dahulu, gunakan madu asli, hindari pemakaian pada kulit bermasalah,
bilas wajah hingga bersih, dan batasi penggunaan satu hingga dua kali seminggu. Jika muncul keluhan, segera konsultasikan ke dokter.-***
















