TERASJABAR.ID – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Garut sejak malam hari menyebabkan terjadinya bencana tanah longsor di Kampung Pasir, Desa Samida, Kecamatan Selaawi, Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.
Material longsor dengan lebar sekitar 10 meter, tinggi 20 meter, dan panjang 15 meter menutup total badan jalan utama penghubung Garut ke Sumedang. Akibatnya, akses kendaraan roda dua maupun roda empat untuk sementara waktu tidak dapat dilalui.
Kapolsek Limbangan AKP Masrokan, SE., membenarkan peristiwa longsor dipicu oleh curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Longsor terjadi dini hari dan menutup total akses jalan kabupaten. Namun, alhamdulillah tidak terdapat korban jiwa,” ujarnya.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan langsung diterjunkan ke lokasi. Unsur yang terlibat antara lain aparat kepolisian dari Polsek Limbangan, Brimob Polda Jawa Barat, Dalmas Polres Garut, pemerintah Kecamatan Selaawi, Dinas Pekerjaan Umum, serta BPBD Kabupaten Garut.
Saat ini, proses penanganan masih berlangsung dengan fokus pada pengerukan dan pembersihan material longsor yang menutup jalan. Petugas berupaya semaksimal mungkin agar akses jalan dapat segera kembali normal dan dapat dilalui masyarakat.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan di wilayah tersebut.*










