Dengan demikian, berdasarkan kontribusi industri pengolahan terhadap PDB Nasional, berdasarkan sumbangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor impor maka dapat dikatakan bahwa industri pengolahan tidak mengalami deindustrialisasi, apalagi deindustrialisasi dini.
”Pada tahun 2025, Industri pengolahan mengalami tantangan yang sangat berat, namun berkat arahan bapak Presiden melalui Asta Cita dan diterjemahkan ke dalam Strategi Baru Industri Nasional (SBIN), akhirnya industri pengolahan berhasil tumbuh kuat dan menutup tahun 2025 dengan mendominasi ekonomi nasional,” tuturnya.
“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada pelaku dalam ekosistem industri yang terus menjaga optimisme untuk terus berproduksi. Publikasi BPS atas pertumbuhan ekonomi nasional membuktikan bahwa industri pengolahan tidak mengalami deindustrialisasi apalagi deindustrialisasi dini,”jelas Agus.***
















