“Untuk tahun 2026 ini, sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, pemerintah terus berkomitmen menjaga petani pangan Indonesia. Petani dalam negeri kita tidak boleh rugi. Mereka harus sejahtera. Hasil kerja keras mereka harus dapat disalurkan secara luas bagi kebutuhan masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Adapun dengan stok beras di awal tahun 2026 sebesar 12,529 juta ton dikalkulasikan dapat memenuhi hampir 5 bulan lamanya di 2026. Ini dengan asumsi kebutuhan konsumsi beras bulanan di angka 2,591 juta ton.
Sementara proyeksi produksi beras di 2026 di angka 34,7 juta ton, maka stok akhir tahun 2026 beras secara nasional nantinya dapat semakin kokoh di angka 16,194 juta ton. ***

















