TERASJABAR.ID – Kotak Pandora adalah sebuah mitos Yunani kuno tentang sebuah kotak yang berisi semua kejahatan dan kesulitan di dunia. Menurut legenda, Pandora, seorang wanita yang diciptakan oleh dewa, diberi sebuah kotak oleh Zeus dengan instruksi untuk tidak membukanya. Namun, rasa ingin tahu Pandora membuatnya membuka kotak itu, melepaskan semua kejahatan dan kesulitan ke dunia. Satu-satunya hal yang tersisa di dalam kotak itu adalah Harapan. Kini kotak pandora sudah terbuka !!!
Demikian dikatakan Maman Mazic mantan Ketua Aktivitas Anak Rimba (AKAR) dan pegiat lingkungan ini, saat dikonfirmasi terkait keberadaan gunung Ciremai, yang akhir-akhir ini semakin tidak baik, ungkap Maman Mazic, Sabtu 31 Januari 2026.
Ya Kotak Pandora kini sudah terbuka !!! Berdasarkan pengamatan 4 – 5 tahun lalu sebetulnya Ciremai sedang baik- baik saja. Namun ditengah suasana tenang akhirnya datanglah cukong berkantong tebal, yang mengincar getah pinus di hutan ciremai, maka terkoyaklah ketenangan hutan di kawasan gunung ciremai.
Sementara itu, dengan bantuan legislatif Kuningan mendorong regulasi Ciremai dilonggarkan yaitu, melalui pansus review zonasi yang dilakukan DPRD Kuningan. Dari situ terlahirlah ” ZONA TRADISIONAL’ atas nama kadaulatan hutan dan atas nama pemberdayaan masyarakat, zona ini dipaksa lahir secara prematur seluas 1.800 hektar. Berdasarkan update data, kawasan zona gunung Ciremai itu disyahkan empat tahun yang lalu melalui “SK” Nomor 193/ KSDAE/ RKK/KSA.0/10/2022 tanggal 19 Oktober 2022, ungkapnya.
Sebuah zona yang seharusnya tidak ada, karena selain cacat dalam proses juga berpotensi besar menimbulkan banyak masalah. Maka usaha untuk mencegah zona ini ada dansudah dilakukan dengan berbagai cara tapi hasilnya nihil alias NOL besar.
Pasalnya selain bermuatan politis ada kekuatan-kekuatan lain. “Kontak-Pandora sudah terbuka”. Kami tidak tahu berapa generasi mendatang akan terdampak kutukannya. Andai semua pihak berdiam diri bencana dikemudian hari tak bisa dihindari… Selamat datang di kawasan KONSERVASI rasa hutan PRODUKSI, ungkap Maman Mazic.
















