“Huntap yang dibangun melalui gotong royong bersama CSR ini kami targetkan dari total 2.603 unit, ratusan rumah sudah bisa dihuni sebelum Lebaran. Kami ingin masyarakat lebih cepat tinggal di hunian yang layak dan aman,” tegasnya.
Menteri PKP juga mengusulkan penguatan integrasi data kebencanaan agar proses pemulihan lebih efektif.
“Kami mengusulkan agar dibentuk tim gabungan lintas kementerian/lembaga dan pemerintah daerah untuk menyatukan data terkait bencana. Dengan satu data yang terintegrasi, pelaksanaan pemulihan pascabencana bisa lebih cepat, tepat sasaran, dan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Kementerian PKP membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak.
“Kami membuka kerja sama dengan CSR dan pihak lain yang ingin bergotong royong membantu percepatan pembangunan Hunian Tetap pascabencana. Pemulihan ini harus kita lakukan bersama,” tutupnya.
Melalui sinergi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga sosial, Kementerian PKP memastikan percepatan pembangunan Hunian Tetap berjalan tepat sasaran dan memberikan kepastian hunian bagi masyarakat terdampak bencana.***

















