TERASJABAR.ID – Menjelang Lebaran, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meningkatkan upaya untuk menekan hoaks mudik gratis yang marak beredar melalui intensifikasi patroli siber.
Dalam Rapat Koordinasi Persiapan Hari Idulfitri 1447 Hijriah yang dilaksanakan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyampaikan bahwa Kemkomdigi telah meningkatkan patroli siber serta pemantauan konten menjelang Lebaran.
“Kemkomdigi telah mengintensifkan patroli siber dan pemantuan konten di berbagai platform digital untuk mendeteksi dan menindaklanjuti penyebaran hoaks, ujaran kebencian, penipuan daring, serta konten negatif lainnya yang berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan selama periode Idulfitri 1447 Hijriah,” tegasnya.
Fokus utama pengawasan tersebut adalah untuk mendeteksi isu-isu sensitif yang sering muncul menjelang dan selama Idulfitri, seperti informasi palsu terkait libur, mudik, bantuan sosial, serta isu SARA yang dapat memecah belah bangsa.
Selain itu, Kementerian Komdigi juga menerapkan strategi penanganan hoaks tiga lapis untuk menangani isu-isu hoaks yang beredar.
“Kita menerapkan strategi tiga dimensi, yaitu literasi digital untuk meningkatkan kemampuan masyarakat membedakan informasi yang benar dan salah, lalu juga deteksi dan blokir konten hoaks secara cepat, serta penegakan hukum bekerja sama dengan aparat terkait untuk menindak pelaku penyebar hoaks,” jelas Nezar.
Kementerian Komdigi juga menggandeng komunitas untuk membantu melakukan kampanye edukasi dan literasi digital kepada masyarakat mengenai bahaya hoaks dan pentingnya verifikasi informasi.
















