Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah terus memperkuat produksi jagung nasional sebagai bahan baku utama pakan ternak guna menjaga ketersediaan bahan baku pakan sekaligus menekan biaya produksi peternak.
“Tidak ada impor jagung khusus pakan. Bahkan kita sudah ekspor. Ekspor di Kalimantan Barat ke Malaysia. Juga kita ekspor ke Filipina. Dari NTB, dari Gorontalo. Jadi ada tiga tempat, dan Bapak Presiden lepas langsung,” kata Mentan Amran dalam Panen Raya Jagung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada 8 Januari 2026.
Penguatan produksi jagung nasional tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga ketersediaan bahan baku pakan, meningkatkan efisiensi biaya produksi peternakan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.***
















