TERASJABAR.ID – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menegaskan pentingnya kecepatan respons dan semangat gotong royong dalam penanganan dampak bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatera.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan keterangan pers (doorstop) pada kegiatan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke Sumatera.
Menkes menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto menekankan agar bantuan kemanusiaan diberikan secara cepat dan dilaksanakan secara bersama-sama oleh seluruh elemen bangsa.
“Presiden Prabowo menekankan bahwa kita harus membantu dengan cepat, lalu bergotong royong bersama karena ini adalah masalah kita bersama. Indonesia kuat karena modal sosialnya,” ujarnya, dikutip laman Kemenkes.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera berdampak signifikan terhadap sektor kesehatan.
Tercatat sebanyak 87 rumah sakit terdampak, dengan 9 di antaranya sempat tidak dapat beroperasi. Namun, berkat dukungan lintas sektor, seluruh rumah sakit tersebut kini telah kembali berfungsi.
“Dalam waktu dua minggu, dengan bantuan semua pihak, seluruh rumah sakit yang terdampak sudah bisa beroperasi kembali,” kata Menkes.
Selain rumah sakit, sebanyak 867 puskesmas turut terdampak. Sekitar 180 puskesmas sempat tidak beroperasi, dan hingga saat ini tersisa 4 puskesmas di Aceh yang masih dalam proses pemulihan akibat kerusakan berat serta kondisi lumpur yang masih tinggi.

















