TERASJABAR.ID – Upaya mencapai gencatan senjata antara Iran dan Amerika Serikat dilaporkan mengalami kebuntuan.
Teheran secara resmi menyampaikan kepada para mediator bahwa mereka menolak menghadiri pembicaraan dengan pejabat AS di Islamabad dalam waktu dekat, dengan alasan tuntutan Washington dinilai tidak dapat diterima.
Sebelumnya, sejumlah negara seperti Pakistan, Mesir, Turki, dan Arab Saudi telah menggelar pertemuan di Islamabad untuk mencari solusi damai atas konflik tersebut.
Pakistan bahkan sempat menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah dialog antara kedua pihak.
Namun, laporan The Wall Street Journal menyebut inisiatif diplomatik regional itu kini menemui jalan buntu.
Meski demikian, Turki dan Mesir disebut masih berupaya mencari terobosan agar negosiasi dapat kembali berjalan.
Di sisi lain, laporan dari Kantor Berita Fars mengungkap bahwa pada 2 April, AS sempat mengajukan usulan gencatan senjata selama 48 jam melalui negara perantara.
Usulan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan dan tantangan militer yang dihadapi pasukan AS.
Namun, Iran tidak merespons secara diplomatik, melainkan dengan melanjutkan serangan di lapangan.
Situasi semakin memanas setelah salah satu fasilitas militer AS di Kuwait menjadi sasaran.
Hal ini juga bertolak belakang dengan klaim Donald Trump sebelumnya yang menyebut Iran menginginkan gencatan senjata.-***

















