TERASJABAR.ID – Para ibu rumah tangga saat ini sedang dibuat kebingunan mencari gas LPG 3kg yang sulit untuk didapatkan.
Hal tersebut dikarenakan pemerintah membuat aturan baru dengan melarang gas LPG 3kg dijual bebas di pengever per 1 Februari 2025.
Hal itu ditetapkan agar LPG 3kg dapat digunakan tepat sasaran, seperti rumah tangga, usaha mikro, nelayan dan petani yang sudah sesuai sasaran.
Aturan tersebut juga sudah tercatat dalam Peraturan Presiden (Perpres) No.104/2007 dan Perpres No.38/2019.
Jadi masyarakat saat ini bingung mencari LPG 3kg yang langkas karena tak bisa membeli gas melon di warung pengecer yang menjadi langganannya.
Untuk menjawab hal tersebut, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari memberikan jawabannya agar para Ibu rumah tangga bisa membeli gas LPG 3kg.
- Suroboyo 10K Jadi Bukti Komitmen Bank BJB Majukan Sport Tourism
- Kemnaker Gandeng Tiga Kampus di Bandung untuk Pengembangan SDM, Riset, dan Pengabdian Masyarakat
- Dukung Ketahanan Pangan, IPDA Dodo Suhada Sapa Petani Di Kadipaten
- WTP ke-10 Diraih, Kabupaten Bandung Jaga Konsistensi Tata Kelola Keuangan
- Ke-13 Kalinya Berturut-turut, Majalengka Raih Opini WTP dari BPK : Bukti Konsistensi Tata Kelola Keuangan Daerah yang Transparan dan Akuntabel
Heppy Wulansari menjelaskan kalau para ibu disarankan untuk membeli LPG 3kg dipangkalan resmi.
Sudah ada 300 lebih pangkalan resmi elpiji yang jual gas melon dengan harga eceran tertinggi seuai aturan daerahnya.
Namun, para ibu yang ingin membeli di pangkalan resmi harus memenuhi persyaratan terlebih dulu, seperti melakukan pendaftaran dengan penggunaan aplikasi.
Atau bisa juga menunjukan KTP yang dimaksudkan untuk pencatatan data subsidi agar tak disalah gunakan.
Para ibu yang tak tahu lokasi pangkalan LPG 3kg bisa melihatnya di situs berikut ini
















