TERASJABAR.ID – Entah apa yang ada di benak DP (23), dengan beraninya perempuan muda ini mencoba menyelundupkan narkoba jenis sabu ke Lapas Kelas IIA Banceuy, Kota Bandung. Ia bermaksud mengirim narkoba itu ke adiknya, MS (21), warga binaan di Lapas itu
Saat kejadian, Sabtu (3/1/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, petugas menerima kedatangan tamu untuk warga binaan. Biasanya tamu berikut barang bawaan melewati alat scanner. “Namun karena DP sedang hamil, ia diperiksa manual oleh petugas perempuan. Di situlah ditemukan paket sabu yang diselipkan di sekitar BH-nya dan dibungkus dengan lakban coklat,” kata Kalapas Banceuy, Eris Ramdani, kepada Teras Jabar, Sabtu.
Sabu yang berhasil diamankan, lanjutnya, jumlahnya delapan paket yang dibungkus plastik kecil, serta 20 butir obat-obatan daftar G yang juga dilarang.
Karena ditemukan narkoba di badannya, petugas pun melakukan pemeriksaan barang terhadap barang yang pelaku titipkan di loker kunjungan. “Setelah dilakukan pemeriksaan barang, dilakukan pemeriksaan dan memanggil warga binaan MS untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.
“Dari hasil pemeriksaan, MS mengaku meminta kepada DP untuk membawa narkotika pada saat dikunjungi Sabtu. Setelah dilakukan pemeriksaan dilakukan test urine kepada pelaku penyelundupan dan dinyatakan positif setelah melakukan test urine dengan senyawa AMP dan MET,” jelas Eris yang baru tiga hari menjabat Kalapas Banceuy.
Setelah test urine, dilakukan serah terima barang bukti kepada Polrestabes Bandung di ruang aula Lapas Banceuy Bandung atas nama DP dan MS.*











