Hendri memaparkan sebanyak 70 persen responden menyadari tujuan utama koperasi adalah kesejahteraan anggota dan masyarakat, sementara 81,3 persen memahami koperasi dijalankan dengan asas kekeluargaan.
Hendri mengaku cukup terkejut dengan hasil survei terkait yang mencatat dukungan publik terhadap program yang dinilai masih baru di era pemerintahan Prabowo Subianto.
Untuk sebuah kebijakan dan program baru dengan hasil survei yang mencatat 82,7 persen setuju menandakan bahwa program tersebut benar-benar dinilai sebagai program yang strategis yang akan memberikan harapan bagi perubahan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Untuk sebuah program pemerintah yang baru diluncurkan itu hasil survei sangat baik sekali, hal ini tidak lepas dari peran bapak ibu semua untuk melakukan sosialiasi sehingga ini harusnya bisa digenjot,” katanya.
Menutup presentasi hasil surveinya, Hendri menekankan beberapa hal penting bagi sebuah koperasi untuk dipastikan dapat berjalan yaitu memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung usaha warga, dan menyediakan harga murah. Harapan masyarakat terhadap Kopdes/Kel Merah Putih juga diharuskan untuk mengedepankan aspek transparansi dan bebas dari praktik korupsi.
“Publik ingin koperasi bebas dari praktik korupsi dan dikelola secara profesional. Testimoni keberhasilan nyata dan komunikasi sederhana akan sangat membantu meningkatkan kepercayaan,” jelas Hendri.***







