Ayik Heriansyah | Pengurus Lembaga Dakwah PWNU Jawa Barat
Sayup-sayup suara sumir mengarah ke Nahdlatul Ulama (NU) sebagai institusi akibat dari kasus korupsi kuota haji yang melibatkan tokoh-tokoh NU. Secara kelembagaan seharusnya Kementerian Agama (Kemenag) yang diributkan, bukan NU.
Sebab masalah haji wewenang dan tanggungjawab Kemenag. Dan warga NU yang terlibat pun dalam kapasitas sebagai pejabat Kemenag, bukan sebagai pengurus NU dan Banom NU.
Meskipun demikian, NU sebenarnya telah lama bersuara lantang dalam isu pemberantasan korupsi. Dalam berbagai forum resmi seperti Munas, Konbes, dan Muktamar, NU telah menetapkan bahwa korupsi bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan pengkhianatan terhadap amanah Tuhan dan rakyat.
















