“Kami harap kemitraan antara industri produsen dan pengguna pati ubi kayu dapat terus terjalin hingga kemandirian industri dalam negeri dapat terus meningkat,” tambahnya.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmennya dalam memacu Lampung menjadi pusat diversifikasi industri tapioka.
“Kami ingin industri tapioka di Lampung tidak hanya pada produk konvensional, namun juga berkembang pada berbagai produk turunan bernilai tambah yang tinggi. Melalui Business Matching ini, kami harap akan melahirkan komitmen yang nyata, kemitraan jangka panjang, dan mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional” pungkasnya.***















