Menurut Bupati, lembaga pendidikan yang mampu memadukan penguatan akademik, pembinaan karakter, dan kedisiplinan akan melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan moral yang kuat.
Mendikdasmen menambahkan bahwa praktik-praktik baik yang telah berjalan di lingkungan pendidikan tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam membangun pendidikan yang berfokus pada pembentukan karakter dan lingkungan belajar yang aman serta sehat.
Ia menegaskan bahwa upaya menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan asri tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan komitmen seluruh pemangku kepentingan pendidikan, mulai dari pendidik, peserta didik, hingga masyarakat.
Dalam rangkaian kunjungan kerja yang sama, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga meresmikan gedung baru sekolah dasar di Kota Surabaya.
Peresmian tersebut menjadi bentuk apresiasi atas inisiatif dan kemandirian satuan pendidikan dalam menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran peserta didik.
Mendikdasmen menjelaskan bahwa pembangunan gedung sekolah merupakan ikhtiar penting dalam mendukung proses pendidikan. Namun, pembangunan fisik harus diiringi dengan penciptaan rasa aman bagi peserta didik, baik secara fisik, intelektual, spiritual, maupun sosial.
Mendikdasmen berharap berbagai upaya yang dilakukan oleh satuan pendidikan dan masyarakat dapat terus diperkuat melalui semangat gotong royong, sehingga ekosistem pendidikan yang aman, nyaman, asri, dan berkarakter dapat terwujud secara berkelanjutan.
“Yang kita bangun bukan hanya gedung yang kokoh, tetapi karakter yang kuat. Dari situlah kita berharap lahir generasi Indonesia yang cerdas secara intelektual, matang secara sosial, dan kuat secara spiritual,” pungkasnya.***
















