TERASJABAR.ID – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan bermutu harus dibangun melalui sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter.
Sekolah, menurutnya, tidak hanya menjadi tempat transfer pengetahuan, tetapi juga ruang pembentukan keberanian intelektual, ketangguhan spiritual, serta kepekaan sosial peserta didik.
Dalam konteks itu, Mendikdasmen mengaitkan penguatan pendidikan dengan program nasional Indonesia yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang baru saja dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Sekolah dinilai memiliki peran strategis sebagai ruang pembiasaan nilai-nilai ASRI sejak dini.
“Sekolah yang aman dan nyaman juga harus menjadi sekolah yang asri. Lingkungan yang bersih, sehat, sejuk, dan tertata akan mendukung suasana belajar yang menyenangkan sekaligus membentuk kebiasaan hidup tertib dan bertanggung jawab pada peserta didik,” ujar Abdul Mu’ti, dikutip siaran pers Kemendikdasmen.
Ia menjelaskan bahwa pembiasaan menjaga kebersihan, pengelolaan sampah, pengurangan penggunaan plastik, serta penciptaan ruang kelas yang nyaman dan tidak pengap merupakan bagian dari integrasi sekolah dengan semangat Indonesia yang ASRI.
Penegasan tersebut disampaikan Mendikdasmen dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Jawa Timur, yang diisi dengan penguatan nilai-nilai pendidikan dan karakter dalam pengajian akbar bersama sivitas pendidikan dan masyarakat.
“Sekolah yang aman adalah sekolah di mana anak-anak merasa tenang untuk belajar, berani menyampaikan pendapat, dan tidak takut melakukan kesalahan. Keberanian intelektual ini penting agar rasa ingin tahu anak-anak tetap tumbuh dan difasilitasi,” ujar Mendikdasmen.
Ia menambahkan bahwa keamanan spiritual juga menjadi bagian penting dari pendidikan. Peserta didik perlu mendapatkan pendampingan nilai keimanan dan moral secara berkelanjutan melalui keteladanan dan pembiasaan, bukan sekadar hafalan.
















