terasjabar.id
Minggu, 15 Februari 2026
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
No Result
View All Result
terasjabar.id
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Indeks
Minggu, 15 Februari 2026
No Result
View All Result
terasjabar.id
No Result
View All Result
Home Berita Utama

DUA IMAN SATU TUHAN: TAFSIR IKHTILAF EKOTEOLOGI

Herman by Herman
15 Feb 2026 16:16
in Berita Utama, Opini
Reading Time: 4 mins read
A A
0
DUA IMAN SATU TUHAN: TAFSIR IKHTILAF EKOTEOLOGI

Di antaranya, reduksi kosmos menjadi sekadar materi, reduksi kehidupan menjadi sekadar biologis, reduksi pikiran menjadi sekadar mekanisme otak, dan reduksi agama menjadi sekadar konstruksi sosial.

Selain itu, Smith, seorang sarjana studi agama asal Amerika, lahir di Suzhou, Tiongkok, pada 31 Mei 1919 dan wafat di usia 97 tahun pada 30 Desember 2016 di Berkeley, California, dalam “Why Religion Matters: The Fate of the Human Spirit in an Age of Disbelief” terbit pertama pada 2001 oleh HarperCollins, penting didalami terkait tafsir ikhtilaf ekoteologi.

Merujuk buku ini, Smith menggunakan metafora “terowongan modernitas” untuk menggambarkan bagaimana manusia terjebak dalam reduksi realitas.

Ia mengidentifikasi empat sisi terowongan yang menjadi tantangan iman(agama) sebagai fondasi ekoteologi:

1/ Lantai terowongan: Scientism – reduksi kosmos menjadi sekadar materi, sehingga dimensi transenden diabaikan.

ADVERTISEMENT

2/ Dinding kiri: Higher Education – pendidikan modern yang fungsional tetapi kehilangan jiwa, hanya menekankan keterampilan teknis tanpa spiritualitas.

3/ Atap terowongan: Media – budaya massa yang men-trivial-kan nilai, mengalihkan perhatian dari kedalaman spiritual ke hiburan dangkal.

4/ Dinding kanan: Legal System – sistem hukum yang kehilangan moralitas, sekadar aturan formal tanpa fondasi etis atau spiritual.

Keempat “terowongan” ini, menurut Smith, membuat baik kaum beriman maupun tidak beriman sama-sama kehilangan horizon transenden, sehingga agama menjadi semakin penting untuk mengembalikan kedalaman makna hidup.

Namun, krisis dua iman—rasio dan rasa—satu Tuhan juga bisa diperdalam melalui refleksi filsafat ketuhanan Nietzsche dalam Antichrist.

Nietzsche menolak pertentangan moral tuan (Herrenmoral) versus moral budak yang mendominasi tradisi humanisme Eropa abad ke-19 akhir.

Baginya, iman yang tunduk pada moral budak justru mengekang vitalitas manusia. Kritik Nietzsche ini, meski keras, membuka ruang untuk menimbang kembali relasi antara iman, rasio, dan kebebasan.

RELATED POSTS

Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Resmikan 1.179 SPPG Polri dan 18 Gudang Ketahanan

Dalam Antichrist(1895;Terjemahan 2000), Nietzsche menyinggung soal moral tuan (Herrenmoral) dan moral budak(Sklavenmoral).

Dikutip ia mengungkapkan:

“Peradaban ini didasarkan pada moralitas tuan yang tidak takut akan realitas, hidup penuh gairah dan apa adanya. Keberanian dalam moral tuan dianggap sebagai baik. Sebaliknya, apa pun yang membuat seseorang rendah hati, kurang ambisi, dan semangat mengampuni dianggap buruk.”

Kutipan ini menunjukkan bagaimana Nietzsche melihat moral tuan sebagai ekspresi vitalitas dan keberanian, sementara moral budak lahir dari kelemahan, kerendahan hati, dan ressentiment(rasa dendam).

Kritiknya terhadap moral budak menjadi bagian dari penolakannya terhadap tradisi humanisme Eropa abad ke-19 yang menurutnya mengekang kehendak kuasa manusia.

Dengan demikian, “dua iman satu Tuhan” bukan sekadar slogan filsafat ketuhanan, melainkan sebuah tantangan: bagaimana iman dan rasio, rasa dan nalar, bisa berdialog tanpa saling meniadakan.

Ekoteologi memberi jalan baru, dengan menempatkan alam sebagai saksi sekaligus mitra dalam perjalanan spiritual. Bukan fase penenggang dan penafian antara alam dan ciptaan.

Di tengah krisis iman modern, dialog lintas tradisi seperti Eco dan Martini, refleksi Huston Smith, dan kritik Nietzsche, mengingatkan bahwa Tuhan tidak hanya hadir dalam dogma, tetapi juga dalam kesadaran manusia yang berani merangkul kompleksitas hidup.

coversongs:

Lagu “Faithful Journey” dari Love Mind BGM dirilis pada 2024 melalui label Records DK dan didistribusikan lewat DistroKid.

Pesan spiritualnya, meski tanpa lirik eksplisit, Faithful Journey memberi kesan bahwa perjalanan hidup yang penuh iman dan kesetiaan akan membawa kedamaian batin.

credit foto Umberto Eco dicopas dari Youtube @TipTopTidbits1.

Page 2 of 2
Prev12
ShareTweetSend

Related Posts

Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram
Daerah

Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

15 Feb 2026 19:29
Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu
Berita Utama

Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

15 Feb 2026 19:23
Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak
Berita Utama

Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

15 Feb 2026 19:16
Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam
Bandung Raya

Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

15 Feb 2026 18:55
Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Resmikan 1.179 SPPG Polri dan 18 Gudang Ketahanan
News

Perkuat Program Makan Bergizi Gratis, Presiden Resmikan 1.179 SPPG Polri dan 18 Gudang Ketahanan

15 Feb 2026 18:06
Kemenperin Perkuat Daya Tahan Industri Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia
Ekonomi

Kemenperin Perkuat Daya Tahan Industri Perhiasan di Tengah Kenaikan Harga Emas Dunia

15 Feb 2026 17:51
Next Post
Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Menkomdigi: Publisher Rights Jaga Keberlanjutan Media dan Akurasi Informasi Publik

Mentan Gandeng Pramuka untuk Dorong Regenerasi Petani dan Penguatan Ketahanan Pangan

Mentan Gandeng Pramuka untuk Dorong Regenerasi Petani dan Penguatan Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

Makna Ketidakhadiran Presiden di HPN

9 Feb 2026 11:41
Langit Masih Menjaga Yuddy Renaldi

Langit Masih Menjaga Yuddy Renaldi

15 Feb 2026 15:10
Mayat di Kampung Gajah Adalah Zain, Pelajar SMPN 26 Bandung yang Hilang Lima Hari Lalu

Mayat di Kampung Gajah Adalah Zain, Pelajar SMPN 26 Bandung yang Hilang Lima Hari Lalu

14 Feb 2026 18:57
Duuhhh… Pembunuh Zain Pelajar SMP 26 Bandung Ternyata Masih Remaja di Bawah Umur

Duuhhh… Pembunuh Zain Pelajar SMP 26 Bandung Ternyata Masih Remaja di Bawah Umur

15 Feb 2026 15:34
Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

0
Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

0
Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

0
Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

0
Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

Harga Sayuran Melambung, Cabai Merah Naik Tajam Jadi Rp90 Ribu per Kilogram

15 Feb 2026 19:29
Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

Jasad Bocah Alek yang Tenggelam Sungai Cibagus Arjasari Ditemukan Tersangkut Batu

15 Feb 2026 19:23
Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

Pasar Cijerah Cerah Beroperasi Diharapkan Menguntungkan Semua Pihak

15 Feb 2026 19:16
Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

Berenang di Sungai Cibagus Arjasari, Bocah Alek Hilang Tenggelam

15 Feb 2026 18:55
  • About
  • Redaksi
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
  • Sertifikat JMSI
Hubungi Kami : [email protected]

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • News
  • Bandung Raya
  • Lifestyle
  • Persib
  • Sport
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Ragam
  • Berita Bank bjb
  • Wakil Rakyat
  • Opini
  • Indeks Berita

© 2025 Teras Jabar - dari Jawa Barat untuk Indonesia. All Rights Reserved.